Veda Ega Puas Jadi Tercepat di Practice, tapi Masih Ingin Lebih Baik
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
Alex Rins - MotoGP
Harianjogja.com, MADRID—Alex Rins dipastikan hengkang dari LCR Honda ke Monster Energy Yamaha di musim MotoGP 2024. Hal ini diungkapkan oleh bos LCR Honda, Lucio Cecchinello.
BACA JUGA: Alex Rins Bertekad Raih Kemenangan di Jerez
"Dia sudah mendapatkan tawaran dari Yamaha dan sedang dalam negosiasi dengan mereka, juga dengan perwakilan dari Honda," kata Lucio Cecchinello dikutip dari Paddock GP, Minggu (23/7/2023).
"Alex menandatangani kontrak dengan HRC selama dua musim, tetapi ada opsi untuk keluar jika dia menerima tawaran dari tim resmi (pabrikan)," imbuhnya.
Lebih lanjut Lucio mengungkapkan jika Alex Rins sejatinya bisa bergabung dengan Yamaha di MotoGP 2023. Namun, itu gagal dilakukan, karena ada Franco Morbidelli.
"Tahun lalu, kesepakatan antara Rins dan Yamaha hampir tercapai, namun batal karena faktor Franco Morbidelli. Sayang sekali kami kehilangan Alex karena dia adalah pembalap yang luar biasa," ungkapnya.
Saat ini, Alex Rins sedang mengalami cedera patah tulang akibat kecelakaan di Sirkuit Mugello, Italia. Hal ini mengakibatkan pembalap berusia 27 tahun tersebut harus absen cukup lama untuk menjalani proses penyembuhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Veda Ega Pratama puas jadi tercepat di practice Moto3 Jerman (1'25.848), tetapi targetkan perbaikan. Bangkit dari posisi 23 di FP1. "Setelan motor lebih baik.
Grand Finals FFNS 2026 Fall digelar di GSP UGM, Jogja. Sebanyak 12 tim memperebutkan tiket menuju FFWS SEA 2026 Fall.
Harga mentimun di Wonogiri melonjak hingga Rp8.000 per kg. Petani berpeluang meraih omzet Rp24 juta dalam satu musim tanam.
Satpol PP Kota Jogja menertibkan 91 coffee street sepanjang 2026. Dua pelaku usaha disidang tipiring karena melanggar aturan.
Sejumlah parpol di Sukoharjo menyampaikan keprihatinan atas kasus Etik Suryani. Mereka berharap perkara ini menjadi pembelajaran dan evaluasi bersama.
Seorang pria berusia 55 tahun ditemukan meninggal di belakang rumahnya di Srandakan, Bantul. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan pada tubuh korban.