Senam Bersama Ribuan Warga Buka Festival Mustika Rasa di Alkid
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
Tour de Borobudur./Istimewa
SEMARANG—Tour de Borobudur sudah menjadi agenda rutin tahunan sejak 2000. Banyak penyempurnaan yang dilakukan saban tahun agar gelaran ini makin sempurna.
Penyempurnaan Tour de Borobudur yang paling terasa adalah saat Jawa Tengah dipimpin Ganjar Pranowo. Maklum, pria berambut putih itu juga doyan bersepeda. Praktis, ada perhatian lebih dalam menyempurnakan gelaran Tour de Borobudur.
Dalam beberapa tahun terakhir, Tour de Borobudur mulai bisa dinikmati masyarakat luas. Tak sekadar jadi tontonan konvoi sepeda mahal di trek pedesaan. Banyak pihak yang dilibatkan.
Ya, selain menyajikan pesona wisata yang dikemas dalam bungkus sport tourism, perhatian Ganjar soal aspek sosial pada Tour de Borobudur menjadikannya helatan yang unik.
Wakil Koordinator Penelitian Tour de Borobudur dari Universitas Negeri Semarang, Billy Castyana mengatakan aspek sosial ini menjadi salah satu indikator keunikan Tour de Bobrobudur. Seperti yang terlihat pada gelaran 2022 lalu.
Waktu itu, dia melihat Tour de Borobudur menjadi wadah sosial melalui kerja sama dengan anak-anak berkebutuhan khusus, sekolah, hingga universitas. Sisi kemanusiaan yang diangkat mengajak masyarakat dan peserta untuk melihat aspek lain melalui event ini. "Dan itu mendorong sisi kemanusiaan dari masing-masing peserta untuk melihat bahwa ternyata Tour de Borobudur tidak hanya mementingkan sisi bisnis dan event yang sukses, tetapi bagaimana berkontribusi kepada masyarakat secara nyata," kata Billy melalui rilis, Selasa (1/8/2023).
Billy menambahkan, dalam penelitiannya, keterlibatan seluruh pihak terasa lebih kental. Utamanya keterlibatan pemerintah daerah dalam mendukung ajang Tour de Borobudur. Tentu karena keterlibatan pemerintah sangat signifikan pada aspek penyiapan lokasi, pengamanan, hingga pelayanan administrasi.
Menurutnya, pemerintah daerah memandang Tour de Borobudur menyimpan potensi besar di sektor ekonomi dan promosi pariwisata. Berdasar laporannya, salah satu fokus pemerintah daerah adalah menyediakan tempat bagi UMKM lokal. Keterlibatan UMKM lokal, lanjutnya, benar-benar dirasakan sehingga masyarakat tidak hanya sebagai penonton dan peserta saja.
"Sehingga ada multiplier efek yang bisa didapatkan oleh pemerintah dan masyarakat melalui, Tour De Borobudur baik itu secara ekonomi atau promosi agar peningkatan pariwisata terjadi," ujar dia.
BACA JUGA: Pengamat: Karakter Ganjar Pranowo Mirip Jokowi
Selain pemerintah, Tour de Borobudur juga menarik banyak perusahaan untuk bergabung menjadi sponsor. Menurut Billy, para sponsor melihat Tour de Borobudur memiliki potensi pasar yang besar dilihat dari banyaknya jumlah peserta. Apalagi, peserta yang datang bukan hanya dari Jawa Tengah saja.
"Perusahaan melihat ini kesempatan untuk meningkatkan brand awareness. Sebenarnya yang mereka tuju adalah bagaimana masyarakat bisa mengenal. Produk-produk yang ditawarkan oleh perusahaan-perusahaan tersebut melalui event ini," paparnya.
Promosi Lintas Daerah
Billy melihat Tour de Borobudur bisa menjadi promosi lintas daerah. Rutenya yang panjang, mengantarkan peserta menikmati kemolekan potensi di daerah-dareah yang dilewati.
Berbeda dari lari marathon yang saat ini hanya berkisar 5-10 kilometer saja atau cukup digelar di satu kota. Sehingga, Tour de Borobudur ini memiliki potensi pariwisata yang sangat besar.
Meski dinilai sudah nyaris sempurna, Billy memberikan sedikit catatan. Dia berharap, panitia Tour de Borobudur lebih getol melibatkan masyarakat untuk menjadi volunteer. Dengan begitu, masyarakat punya semangat berkontribusi, dan mendapatkan pengalaman berbagi, berinteraksi dengan para peserta. Selain itu, dia juga menyarankan adanya event-event pendamping selama TDB digelar. "Harapannya bisa lebih luas lagi bisa membawa keterlibatan masyarakat untuk volunteerism, meningkatkan social impact dari Tour de Borobudur," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
PSIM Jogja menang 2-0 atas Deltras Sidoarjo, tetapi Jean-Paul Van Gastel mengkritik penurunan tempo permainan dan menyebut babak kedua membosankan.
Simak 3 cara menyembunyikan file di HP Android, mulai dari Folder Aman Files by Google, folder bertanda titik, hingga Folder Terkunci Google Photos.
Liverpool ditahan Nottingham Forest 2-2 di Anfield dalam lanjutan Premier League 2026/2027. Victor Munoz mencetak gol penyama pada menit ke-82.
Marc Marquez memenangkan Sprint Race MotoGP Aragon 2026 setelah mengungguli Alex Marquez dan Marco Bezzecchi dalam balapan 11 lap.
Swiss memiliki suku bunga 0% dan menjadi yang terendah dalam daftar. Bagaimana posisi Indonesia dengan suku bunga 5,75% pada Agustus 2026?