Bertemu Sri Sultan, Van Gastel Terpesona Sejarah Kraton Jogja
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel terkesan usai bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X dan mengaku kagum dengan sejarah Kraton Jogja.
Pertandingan uji coba antara PSIM Jogja vs Deltras FC/PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja meraih kemenangan 2-0 atas Deltras Sidoarjo dalam laga persahabatan di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Sabtu (29/8/2026) sore. Namun, hasil positif tersebut belum sepenuhnya membuat pelatih Jean-Paul Van Gastel puas.
Van Gastel menyoroti perubahan permainan PSIM setelah Laskar Mataram unggul dua gol pada babak pertama. Menurutnya, para pemain mulai kehilangan intensitas dan terlalu cepat merasa nyaman dengan keunggulan tersebut.
PSIM memang tampil agresif sejak awal pertandingan. Ezequiel “Pulga” Vidal bahkan mampu mencetak dua gol hanya dalam 14 menit pertama untuk membawa tuan rumah unggul atas Deltras yang merupakan tim Championship.
Gol pertama Vidal tercipta pada menit keempat setelah memanfaatkan umpan Ze Valente. Sepuluh menit berselang, penyerang asal Argentina itu kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan kesalahan lini belakang Deltras.
Namun, keunggulan tersebut justru membuat permainan PSIM mengalami penurunan.
“Untuk 30 menit pertama, ya. Mereka memberi tekanan, kami bermain cukup baik dan menemukan solusi-solusinya. Lalu ketika sudah unggul 2-0, kami mulai ceroboh,” kata Van Gastel seusai pertandingan.
Pelatih asal Belanda tersebut menilai PSIM seharusnya tidak mengendurkan tekanan hanya karena sudah unggul dua gol. Menurutnya, tim tetap perlu mempertahankan agresivitas dan berusaha menambah keunggulan.
“Pertandingan itu pada dasarnya baru benar-benar berjalan setelah 30 menit, kemudian tim saya memutuskan menurunkan tempo. Saya pribadi lebih suka jika mereka terus bermain dan berusaha mencetak lebih banyak gol,” ujarnya.
Babak Kedua Dinilai Terlalu Lambat
Van Gastel kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain pada babak kedua. Beberapa pemain seperti Marvin Loria dan Mauro Caballero dimasukkan untuk memberikan tenaga baru, khususnya di lini depan.
Namun, pergantian tersebut belum mampu mengubah jalannya pertandingan secara signifikan. Intensitas permainan kedua tim justru semakin menurun.
PSIM dan Deltras sama-sama kesulitan menciptakan peluang berbahaya sepanjang paruh kedua. Situasi itu membuat skor 2-0 tidak berubah hingga pertandingan berakhir.
Bagi Van Gastel, kondisi tersebut menjadi catatan tersendiri. Ia berharap pemainnya tetap memiliki keinginan untuk menyerang meski sudah berada dalam posisi unggul.
“Deltras berusaha mencegah agar kami tidak mencetak gol lagi dan kami sudah merasa cukup. Jadi bagi saya, babak kedua sedikit membosankan,” tutur Van Gastel.
Kritik tersebut menjadi evaluasi penting bagi PSIM sebelum memasuki kompetisi resmi. Terlebih, pertandingan melawan Deltras merupakan laga persahabatan terakhir Laskar Mataram sebelum memulai Super League 2026/2027.
Mayoritas Pemain Lama Diturunkan
Dalam pertandingan tersebut, Van Gastel masih mengandalkan mayoritas pemain yang menjadi bagian dari skuad PSIM musim lalu.
Hanya tiga pemain baru yang mendapat kepercayaan tampil sejak menit pertama. Mereka adalah bek Ondrej Rudzan, gelandang Adrian Purzycki, dan striker Adrian Dalmau.
Komposisi tersebut memberikan kesempatan bagi Van Gastel untuk melihat kesiapan kerangka utama tim sebelum kompetisi resmi dimulai.
Dua gol Vidal menjadi satu-satunya pembeda dalam pertandingan. Setelah mencetak dua gol cepat, PSIM gagal menambah keunggulan meski tetap mampu menjaga kontrol permainan.
Kemenangan tersebut setidaknya menjadi modal positif bagi Laskar Mataram menjelang pertandingan perdana Super League 2026/2027.
PSIM akan kembali bermain di SSA saat menghadapi Persita Tangerang pada laga pembuka kompetisi, Sabtu (5/9/2026).
Dengan waktu persiapan yang tersisa, Van Gastel kini memiliki pekerjaan rumah untuk memastikan PSIM tidak kembali kehilangan intensitas ketika sudah unggul dalam pertandingan kompetitif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul Van Gastel terkesan usai bertemu Sri Sultan Hamengku Buwono X dan mengaku kagum dengan sejarah Kraton Jogja.
Klasemen MotoGP 2026 berubah setelah Marc Marquez menang Sprint Aragon. Marc naik ke posisi ketiga dengan 212 poin, hanya empat angka dari Bezzecchi.
Barcelona membatalkan seremoni penghormatan delapan pemain juara Piala Dunia 2026 di Camp Nou. Keputusan diambil di tengah ketegangan politik di Catalonia
PSIM Jogja menang 2-0 atas Deltras Sidoarjo, tetapi Jean-Paul Van Gastel mengkritik penurunan tempo permainan dan menyebut babak kedua membosankan.
Simak 3 cara menyembunyikan file di HP Android, mulai dari Folder Aman Files by Google, folder bertanda titik, hingga Folder Terkunci Google Photos.
Liverpool ditahan Nottingham Forest 2-2 di Anfield dalam lanjutan Premier League 2026/2027. Victor Munoz mencetak gol penyama pada menit ke-82.