Air Terbatas, Petani Bantul Pilih Palawija yang Lebih Hemat
Petani di Bantul mulai beralih menanam kacang tanah dan palawija saat musim kemarau. Tanaman ini dinilai lebih hemat air dan memiliki masa panen yang relatif si
Suasana agenda workshop administrator yang digelar oleh Asprov PSSI DIY Minggu (13/8/2023) kemarin./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Asprov PSSI DIY menargetkan atlet sepakbola asal Jogja bisa masuk ke skuad Tim Nasional Indonesia yang berlaga di Piala Dunia pada 2038 mendatang. Hal ini selaras dengan visi PSSI yang menargetkan Indonesia bisa tampil di kompetisi terbesar sepakbola dunia itu.
"Mimpi kami ke depan walaupun kami tidak lagi di sini tetapi fondasinya sudah ada, setidaknya 1 atau 2 atlet ada dari Jogja di Timnas mendatang," ujarnya dalam agenda Workshop Administrator, Minggu (13/8/2023) kemarin.
Menurutnya, upaya itu dilakukan dengan menyelenggarakan sejumlah turnamen kelompok umur mulai dari usia 9, 10, 11 dan 12 tahun. Kompetisi akan mulai bergulir sejak 2 September mendatang. "Mulai 2 september nanti, kami mulai yakni Grassroot Football Istimewa," jelasnya.
BACA JUGA: Jelang Piala Dunia, Timnas U-17 Disebut Alami Banyak Kemajuan
Di ajang itu 160 tim akan ambil bagian dengan empat kelompok umur mulai dari usia 9, 10, 11 dan 12 tahun. Masing-masing kelompok umur nantinya akan diikuti maksimal 40 tim. "Kalau kita bagi rata kabupaten kota hanya 8 tim, potensi 160 itu sudah 2.600 atlet," katanya.
Selain menggenjot pembinaan atlet di usia muda pihaknya juga membenahi sumber daya manusia (SDM) di luar tim. Pelatihan bagi administrator merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas sepakbola di Jogja serta tindak lanjut dari hasil kongres.
"Elemen sepakbola yang ditetapkan yakni organisasi, kompetisi, pengembangan, kerja sama bisnis marketing kami jalankan satu-satu dan sebelum kompetisi jalan kita lakukan beberapa workshop dan pelatihan untuk stakeholder penunjangnya," kata dia.
Sebelumnya juga sudah dilakukan penyegaran kepada pengawas pertandingan yang menggunakan aplikasi Siap PSSI dan juga FIFA. Dengan begitu seluruh potensi sepakbola di Jogja bisa terpantau termasuk atlet usia dini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani di Bantul mulai beralih menanam kacang tanah dan palawija saat musim kemarau. Tanaman ini dinilai lebih hemat air dan memiliki masa panen yang relatif si
Kung Fu Soccer karya Stephen Chow mencetak pendapatan Rp1,21 triliun dalam dua hari di China. Film penerus spiritual Shaolin Soccer ini sukses besar meski menua
Idemitsu Honda Thailand Talent Cup (IHTTC) 2026 kembali digelar dan memasuki putaran kedua bersamaan dengan ajang Malaysia Superbike Championship
Gelombang panas ekstrem di Eropa tewaskan 10.650 orang dalam sepekan, 9.000 di antaranya lansia. Prancis & Belgia kategori sangat tinggi. Perubahan iklim jadi p
Piala Dunia 2026 mendongkrak popularitas pemain di media sosial. Vozinha dan Erling Haaland disebut meraih jutaan pengikut baru di Instagram berkat penampilan i
Apple menggugat OpenAI atas dugaan pencurian rahasia dagang melalui perekrutan mantan karyawan dan pengumpulan informasi internal untuk pengembangan perangkat.