108 Posyandu di Bantul Belum Penuhi Standar Layanan Aktif
Sebanyak 108 posyandu di Bantul belum memenuhi indikator Posyandu Siklus Hidup Aktif. Dinkes Bantul menargetkan seluruh posyandu memenuhi standar layanan.
Logo PSIM Jogja - ist Twitter PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Manajemen PSIM Jogja tengah membahas aturan mengenai sistem tiket yang nantinya diberlakukan bagi suporter dalam kompetisi Liga 2 2023 yang sedianya digelar pada awal September mendatang.
Direktur Utama PSIM Jogja Liana Tasno menyatakan, pihaknya tengah berkoordinasi dengan panitia pelaksana (Panpel) pertandingan untuk merumuskan aturan soal pembelian tiket musim ini.
"Rencananya pakai sistem baru, beda dengan musim lalu karena musim ini kan suporter tamu belum diperbolehkan hadir di stadion tuan rumah," ujarnya, Kamis (24/8/2023).
PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator pertandingan Liga 1 dan 2 tanah air memang menerapkan aturan yang sama bagi penonton tamu di musim 2023 ini. Hal ini menyusul tragedi Kanjuruhan yang terjadi tahun lalu.
BACA JUGA: Tentara Bayaran Paling Berkuasa di Rusia Yevgeny Prigozhin Diduga Kuat Tewas
Pada musim 2022 lalu aturan pembelian tiket PSIM Jogja mengacu pada ketentuan pelaksanaan kegiatan di masa pandemi Covid-19. Suporter dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) luar DIY masih diperbolehkan menonton pertandingan.
"Musim ini rencananya penonton pertandingan PSIM Jogja harus dengan KTP asal Kota Jogja, kabupaten lain dan warga luar DIY belum boleh. Kita buat satu KTP dua tiket ya ke depan," katanya.
Rencananya manajemen Laskar Mataram juga akan bekerja sama dengan penyedia layanan tiket daring. Pihaknya juga akan mencermati penyedia layanan penjualan tiket yang punya rekam jejak bagus dalam memberikan pelayanan.
"Nanti semuanya sistem daring, kita juga antisipasi soal fenomena jual beli NIK untuk mencegah kedatangan suporter tamu, karena sesuai aturan masih dilarang," ujarnya.
Liana menambahkan, sistem pembelian tiket itu nantinya juga akan diuji cobakan pada laga melawan Persekat Tegal pada Minggu 27 Agustus mendatang di Stadion Mandala Krida. Agenda itu sekaligus pula perkenalan skuad dan peluncuran jersi PSIM Jogja untuk musim 2023.
"Untuk apparel kami masih sama dengan musim lalu. Agenda di 27 Agustus juga sekaligus pengenalan sponsor resmi PSIM Jogja di musim ini," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 108 posyandu di Bantul belum memenuhi indikator Posyandu Siklus Hidup Aktif. Dinkes Bantul menargetkan seluruh posyandu memenuhi standar layanan.
Defisit APBN Semester I 2026 menyusut menjadi Rp196,5 triliun, namun belanja subsidi dan kompensasi melonjak hingga Rp233 triliun.
Karyawan konveksi di Sewon, Bantul, ditangkap usai mencuri uang majikan Rp2,55 juta. Polisi menyebut uang hasil curian dipakai untuk bermain.
AHY membekali Taruna Akmil soal tantangan global, geopolitik, ekonomi, dan pembangunan jelang pelantikan oleh Presiden Prabowo.
BPOM menegaskan regulasi adaptif penting untuk mempercepat hilirisasi inovasi bioteknologi dan memperkuat daya saing industri farmasi.
Bulog mengusulkan beras SPHP premium bermerek Beras Kita untuk menekan kenaikan harga beras premium dan menjaga stabilitas pangan nasional.