Atasi Krisis Air Saptosari-Panggang, PDAM Bor Sungai Bawah Tanah Ngobaran
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Sejumlah elemen suporter PSIM Jogja protes, Minggu (17/9/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah suporter PSIM Jogja melakukan protes atas performa tim kebanggaan mereka yang belum tampil maksimal di dua laga awal Liga 2 2023.
Pasalnya, meski bermain di kandang sendiri, Laskar Mataram hanya mengantongi satu poin dan kini tertahan di posisi kelima klasemen sementara.
Hasil minor di kandang sendiri ini pun berbuntut panjang. Elemen suporter PSIM Jogja yang kecewa dengan hasil imbang di laga melawan PSKC Cimahi pada Minggu (17/9/2023) pun menggelar aksi protes di area keluar-masuk pemain dan ofisial pelatih.
Sebagian besar dari mereka menginginkan klub tampil maksimal sepanjang laga. Mereka menganggap bahwa permainan yang ditampilkan pemain masih jauh dari harapan. Alih-alih menuju target promosi ke Liga 1 musim depan, Laskar Mataram di musim ini harus berjuang keras keluar dari zona degradasi. "Kami menuntut kejelasan PSIM kami yang mau dibawa ke mana," teriak para suporter seusai pertandingan.
Tak hanya di luar pertandingan, selama berjalannya laga pun sejumlah titik di Stadion Mandala Krida dipenuhi dengan spanduk berisi pendapat para suporter. Satu yang cukup menyita perhatian adalah spanduk yang menbentang panjang di sisi timur stadion berbunyi Bermain lah dengan ~hati~ gaji.
BACA JUGA: Skor Hasil Akhir PSIM vs PSKC Cimahi, Laskar Mataram Gagal Menang
Jajaran manajemen dan ofisial pelatih pun menemui suporter yang tidak senang dengan penampilan tim. Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengaku akan memperbaiki semua kesalahan dari dua laga yang diraih dengan hasil minor. Kas berjanji akan menggunakan banyak variasi strategi di laga-laga selanjutnya. "Saya tidak mundur tetapi evaluasi. Para pemain juga sudah berjuang mati-matian. Dan saya juga siap untuk apapun," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PDAM Tirta Handayani Gunungkidul mengeksplorasi sungai bawah tanah Ngobaran dengan target debit 40 liter per detik untuk Saptosari dan Panggang.
Galur, Kulon Progo, mencatat 148 hari tanpa hujan hingga 20 Oktober 2026. BMKG menjelaskan penyebab hujan belum merata dan prakiraan musim hujan.
ESDM membuka rekrutmen Pengawal Energi 2026 untuk 108 personel. Simak syarat, dokumen, cara daftar, dan jadwal seleksi sebelum 1 November.
Pemegang hak lagu Elvis Presley menggugat Anthropic atas dugaan penggunaan 274 lagu untuk melatih AI Claude. Nilai tuntutan mencapai US$41 juta.
Celah WPSplinter pada perangkat lunak Wi-Fi Broadcom berpotensi membahayakan router. Simak risiko dan cara mengamankan jaringan rumah.
TNI AU menyiagakan helikopter Super Puma untuk membantu pemadaman karhutla di Gunung Lawu melalui water bombing dan pemantauan titik api.