Pemuda Mabuk Bawa Celurit di Jalan Palagan Sleman Diamankan Polisi
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Sejumlah penggawa PSS Sleman melakukan latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman pada Kamis (21/9/2023)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman Bakal menjamu pemuncak klasemen sementara BRI Liga 1-2023/24, Madura United FC pada akhir pekan ini, tepatnya Minggu (24/9/2023) pukul 15.00 WIB.
Kemenangan di laga itu menjadi penting bagi Laskar Sembada untuk memantik tren konsistensi kemenangan di kandang.
Bertandang ke Stadion Maguwoharjo, Laskar Sapeh Kerab kini menempati peringkat satu klasemen dengan koleksi 26 poin. Torehan itu berjarak sembilan poin dari Super Elang Jawa yang bertengger di posisi ke-12 dengan torehan 17 poin.
Fakta tersebut, kata Pelatih PSS Sleman, Marian Mihail justru menjadi motivasi tinggi bagi para pemainnya untuk meraih kemenangan. "Bermain di kandang menghadapi mereka tentu saja menjadi motivasi untuk meraih kemenangan. Hal ini kami canangkan karena kami juga tim yang bagus," ungkapnya seusai latihan di Lapangan Pakembinangun, Sleman, Kamis (21/9/2023
BACA JUGA: Oleh-Oleh PSS saat Lawan Borneo FC, Viscarra Harmstring, Bayu Patah Tulang Hidung
Pertandingan kontra Madura United FC, lanjut Mihail, menjadi sangat penting bagi PSS.
Mantan Direktur Teknik Tim Nasional Rumania tersebut menegaskan bila PSS perlu mengganti poin yang hilang di pekan sebelumnya. Poin yang dicuri oleh tuan rumah Borneo FC ketika PSS bertandang ke Stadion Segiri, Samarinda pekan lalu.
"Madura United adalah tim yang sangat kuat dengan perolehan poin yang sangat banyak dibandingkan kami. Itulah yang menjadi motivasi bahwa setiap pertandingan di kompetisi ini sangat penting. Kami selalu bermain dengan motivasi tinggi untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan," tegas Mihail.
Bermain di kandang sendiri, menjadi motivasi Penggawa Super Elja untuk memburu kemenangan. "Secara umum, ketika kami bermain di laga kandang tidak berjalan dengan baik. Kita hanya menang satu kali ketika mengalahkan Bhayangkara FC," ujarnya.
Kemenangan pada akhir pekan nanti menjadi penting untuk memantik konsistensi kemenangan di kandang. "Harapannya, bermain menghadapi Madura United FC membuat kami meraih kemenangan di kandang secara konsisten dan tentu saja membuat bangga kepada PSS Fans."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemuda mabuk bawa celurit di Palagan Sleman diamankan polisi. Aksi tersebut sempat meresahkan warga Ngaglik.
Keributan misa GMS Bantul dipicu izin belum lengkap. Polisi mediasi kedua pihak, situasi kini kondusif dan tetap jaga toleransi.
Tawuran remaja di Magelang dipicu tantangan Instagram. Dua pelajar luka parah, lima pelaku diamankan polisi.
Polemik GMS Bantul berujung kesepakatan. Ibadah tetap boleh, namun wajib lengkapi izin. Polisi siap tindak pelaku intimidasi.
Survei Abacus Data: 80% warga Kanada nilai AS di jalur salah. Faktor Trump dan kondisi global jadi pemicu kekhawatiran.
AC Milan pecat Allegri usai gagal ke Liga Champions 2026. Rossoneri juga rombak manajemen setelah finis kelima Serie A.