650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Yoyok Sukawi /Antara.
Harianjogja.com, SEMARANG—PSIS Semarang meminjamkan dua pemain mudanya ke Persik Kendal yang akan berkompetisi Liga 3 Indonesia musim ini.
CEO PSIS Semarang A.S.Sukawijaya dalam siaran pers di Semarang, Senin, mengatakan, keputusan meminjamkan Adithya Jorry Guruh dan Aqsha Saniskara tersebut berdasarkan hasil evaluasi tim pelatih.
BACA JUGA : Liga 1, PSIS Semarang Siap Membendung Permainan Agresif Persis Solo
"Untuk menambah jam terbang diputuskan untuk meminjamkan Jorry dan Aqsha ke Persik Kendal," katanya.
Menurut dia, meski bermain untuk Persik Kendal keduanya tetap berstatus sebagai pemain PSIS. Usai memperkuat Persik, ia berharap keduanya lebih matang dan siap saat kembali ke PSIS.
Terpisah, manajer Persik Kendal Agung Buwono menyampaikan terima kasih kepada PSIS Semarang atas peminjaman kedua pemain.
Ia berharap keduanya bisa berkontribusi dan membawa Persik lolos ke Liga 2. Kompetisi Liga 3 Indonesia akan digelar oleh masing-masing Asprov PSSI yang rencananya dimulai pada November 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Lomba Ayam Bekisar Piala Jogja Istimewa ke-3 diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai daerah dan mengangkat pelestarian budaya serta satwa.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri lolos semifinal Asian Games 2026 dan membidik emas setelah menang atas pasangan Korea Selatan.
Kementerian PU mempercepat pembangunan dan rehabilitasi irigasi untuk menghadapi ancaman El Nino terhadap target swasembada pangan.
OJK mewajibkan laporan insidental PMDK melalui Sistem Pelaporan OJK mulai 1 Oktober 2026 untuk memperkuat pengawasan berbasis teknologi.
PSS Sleman memanfaatkan jeda internasional dengan mengasah tendangan bebas untuk memaksimalkan peluang dari situasi bola mati.