Truk Dump Terperosok ke Parit di Sleman, Sopir dan Penumpang Selamat Dievakuasi
Truk dump terperosok ke parit di Jalan Magelang, Triharjo, Sleman setelah diduga sopir kehilangan konsentrasi. Dua korban yang sempat terjepit berhasil dievakua
Timnas U-17./PSSI
Harianjogja.com, SURABAYA—Pertandingan Grup A Piala Dunia U-17 mempertemukan antara Timnas U-17 Indonesia vs Timnas Ekuador di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (10/11/2023). Ini adalah debut Timnas Indonesia di ajang dua tahunan tersebut.
Nama-nama pemain yang merapat di sejumlah tim Liga 1 diturunkan langsung oleh Pelatih Timnas Indonesia U-17, Bima Sakti di starting lineup. Di antaranya ada nama Arkhan Kaka yang bernaung di bawah tim Persis Solo dan Iqbal Gwijangge dari Bhayangkara Presisi FC.
Selain itu pemain yang merumput bersama Sao Paulo FC, Jardim Welber juga mengisi slot 11 pertama pemain yang diturunkan. Sementara Amar Brkic yang bermain di tim TSG 1899 Hoffenheim, Jerman belum diturunkan di awal lagi.
Pelatih Timnas U-17 Indonesia, Bima Sakti merasa optimistis skuat asuhannya bisa menunjukkan performa terbaiknha di turnamen internasional ini. Apalagi, Indonesia yang berstatus tuan rumah akan mendapat dukungan penuh dari masyarakat luas.
"Kami sudah lihat video mereka [lawan]. Tadi pagi kami infromasikan ke pemain. Mereka tim bagus, mereka memiliki kualitas individu yang baik. Mereka memiliki set piece yang bagus. Itu sudah menjadi catatan buat kami. Kami harus mengantisipasi itu. Yang paling penting juga kami mempersiapkan tim sebaik mungkin,” ujarnya.
Di sisi lain, dukungan puluhan ribu suporter dalam laga pembukaan berpotensi melahirkan tekanan untuk para pemain Tim U-17 Indonesia maupun tim lawan. Tapi, Bima Sakti memandang para pemainnya bakal mampu mengatasi tekanan tersebut.
"Ada nervous namanya manusia pasti. Sekelas Messi atau Ronaldo saja menginformasikan bahwa menghadapi suatu pertandingan pasti ada tegang, yang paling penting pemain sudah bisa saling berkomunikasi dan saling support karena kekuatan kami adalah kebersamaan," ungkapnya.
Bima mengungkapkan jika kondisi para pemain dalam kondisi baik dan siap untuk pertandingan ini.
BACA JUGA: Salat Jumat Berjemaah Sebelum Hadapi Ekuador Malam Ini, Timnas Indonesia U-17 Siap All Out
Striker Tim U-17 Indonesia, Arkhan Kaka menuturkan dirinya memiliki semangat besar untuk laga pertama. Para pemain Garuda Muda lanjut dia tidak boleh meremehkan kekuatan Ekuador dalam kondisi apapun.
"Alhamdulillah semua pemain siap kondisi semua lancar. Semua pemain punya optimis dan tujuan semangat yang sama. Semoga nanti ke depan kami bisa meraih yang terbaik dan maksimal," ujarnya.
Arkhan juga memuji tim lawan yang dia nilai merupakan tim bagus, punya semangat yang baik juga punya kerja keras. "Tapi kami bisa melawan itu dengan kompak semangat yang sama dan kerja keras melebihi mereka," tandasnya.
Laga ini rencananya ditayangkan secara langsung oleh SCTV dan Indosiar. Untuk menyaksikannya secara streaming, Anda bisa mengklik tautan ini.
Ikram; Andre, Figo, Iqbal, Sulthan, Welber; Kafiatur, Bin Ji Da, Riski, Jehan; Arkhan Kaka
Pelatih: Bima Sakti
Cristhian; Jair, Ivis, Jesus, Elkin; Jairo, Juan, Keny, Michael, Allen, Santiago
Pelatih Diego Martinez
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Truk dump terperosok ke parit di Jalan Magelang, Triharjo, Sleman setelah diduga sopir kehilangan konsentrasi. Dua korban yang sempat terjepit berhasil dievakua
Enam beasiswa masih buka September 2026. Ada BeaZakat, TELADAN, BAZNAS, FIFGROUP, Amgala hingga Bakti BCA dengan deadline 7-30 September.
Rusia memimpin daftar negara dengan kekayaan sumber daya alam terbesar, dengan estimasi US$75 triliun. Simak 10 negara teratas dan komoditasnya.
Harga motor MotoGP bisa mencapai Rp61,8 miliar. Simak rincian biaya mesin, elektronik, rem, ban, material, hingga biaya operasional tim.
Anthropic merilis Claude Fable 5.1 dan Mythos 5.1 dengan kemampuan coding lebih kuat, cache 75% lebih murah dan safeguard baru.
Menaker Yassierli menyoroti pengangguran muda 17,4 persen di tengah 48 persen perusahaan kesulitan mencari tenaga kerja kompeten.