Erick Thohir Stop Bangun Fasilitas Olahraga Baru, Fokus Hidupkan Aset Mangkrak
Erick Thohir menegaskan pemerintah tak lagi membangun fasilitas olahraga tanpa road map dan memilih mengoptimalkan aset yang mangkrak.
Penjaga gawang tim nasional Indonesia U-17 Ikram Al Giffari (IST)
Harianjogja.com, SURABAYA—Sempat mengalami sakit di bagian lutut, penjaga gawang tim nasional Indonesia U-17 Ikram Al Giffari menjadi pemain terbaik dalam pertandingan Piala Dunia U-17 melawan Ekuador yang berakhir imbang 1-1 di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Jawa Timur, Jumat (10/11/2023).
“Alhamdulillah, sangat bersyukur ini berkat kerja sama tim. Teman-teman main bagus, kerja keras tanpa lelah walaupun jatuh bangkit lagi tim ini. Kami akan berjuang lebih baik lagi dan berjuang meraih kemenangan,” kata Ikram.
Ikram menjelaskan meski pada pertengahan babak kedua sempat mengeluh sakit pada bagian lututnya, tetap berusaha menguatkan diri untuk terus berjuang hingga akhir laga.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-17: Tahan Imbang Ekuador Jadi Modal Hadapi Panama
Selain itu, lanjutnya, gempuran serangan Ekuador membuat penjaga gawang asal Sumatera Barat tersebut semakin menunjukkan kualitasnya.
Tercatat, dirinya melakukan empat penyelamatan sepanjang laga sehingga kedua tim harus puas berbagi angka.
“Kami sebenarnya bermain dengan empat bek, tapi gelandang bertahan turun ke belakang saat tim diserang. Saya suruh dia lebih ke dalam, jadi agak susah dilewati lawan,” ucapnya.
Baca Juga: Piala Dunia U-17, Indonesia vs Ekuador, Susunan Pemain dan Link Streaming
Terpilihnya Ikram Al Giffari sebagai penjaga gawang utama timnas Indonesia U-17 pada laga melawan Ekuador menarik perhatian publik karena sebelumnya ia bukan menjadi opsi utama.
Bima Sakti saat itu, lebih percaya pada sosok Andrika Fathir yang menjadi salah satu pahlawan timnas Indonesia U-16 saat menjadi juara Piala AFF U-16 2022.
Namun, di sepanjang pemusatan latihan di Jerman, Ikram Al Giffari sepertinya dinilai memiliki perkembangan yang lebih baik ketimbang Andrika.
Baca Juga: Piala Dunia U-17, Indonesia Berbagi Poin dengan Ekuador
Pada laga perdana tersebut, gol Indonesia dicetak oleh Arkhan Kaka pada menit ke-22. Sementara gol Ekuador dicetak oleh Allen Obando pada menit ke-28.
Dari hasil pertandingan tersebut, Indonesia berada di peringkat ketiga dengan raihan satu poin. Sementara, Ekuador menempati posisi kedua dengan poin sama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Erick Thohir menegaskan pemerintah tak lagi membangun fasilitas olahraga tanpa road map dan memilih mengoptimalkan aset yang mangkrak.
Wabup Sleman Danang Maharsa meminta perguruan tinggi tak hanya mengejar capaian akademis, tetapi juga mencetak lulusan inovatif.
Fornazari mencetak gol perdana untuk PSS Sleman, tetapi rela menukar gol tersebut dengan kemenangan Super Elja.
Aghniny Haque mempelajari bahasa isyarat arkais yang langka untuk memerankan Melor dalam film horor Malaysia, Khadam.
BRICS menyerukan penyelesaian damai konflik dunia, menolak pemindahan paksa warga Palestina dari Gaza, dan soroti risiko nuklir.
Hari keenam pencarian delapan orang yang hilang di Selat Sunda diperluas hingga 6.010 NM² dengan dukungan unsur laut, udara, dan darat.