Pilot Kurir Ekstasi Diduga Terbang ke Indonesia dalam Pengaruh Narkoba
Pilot Malaysia berinisial MS diduga menerbangkan pesawat ke Indonesia dalam pengaruh narkoba dan menyelundupkan 70.144 butir ekstasi.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong saat konferensi pers jelang pertandingan leg kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia ronde pertama, Senin (16/10/2023)./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong tidak gentar dengan kekuatan Irak yang merupakan tim peringkat 68 dunia menjelang pertemuan keduanya pada laga perdana kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran kedua di Stadion Internasional Basra, Irak, pada Kamis (16/11) pukul 21.45 WIB.
Pada jumpa pers sebelum pertandingan, Rabu waktu setempat, Shin menegaskan tim asuhannya akan menampilkan permainan terbaik meski bermain di kandang lawan. “Irak adalah tim yang kuat dan memiliki pemain bagus. Kami akan mencoba yang terbaik dalam permainan,” kata Shin.
BACA JUGA : Putaran II Kualifikasi Piala Dunia 2026, Irak Vs Indonesia, Ini Komentar Shin Tae-yong
Dikabarkan, 65 ribu fans tuan rumah akan memadati Stadion Internasional Basra. Terkait hal itu, Shin sadar bahwa anak-anak asuhnya akan mendapatkan tekanan dari fans tuan rumah.
Oleh karena itu, pelatih asal Korea Selatan tersebut meminta Marc Klok dan kawan-kawan untuk tampil tanpa beban dan menikmati setiap menit demi menit jalannya laga agar dapat menampilkan performa terbaik.
“Semua fans Asia memiliki semangat, terutama fans Irak. Saya meminta para pemain untuk menikmati pertandingan,” ucapnya.
Tak hanya tidak gentar pada kekuatan Irak yang bermain di hadapan puluhan ribu suporternya, Shin juga tak memperdulikan statistik head-to-head yang mengatakan Indonesia kesulitan menghadapi Irak.
Berdasarkan data RSSSF, pertemuan Indonesia melawan Irak nanti menjadi yang ke-12 sejak kedua negara pertama kali bertemu pada 1968. Dari 11 pertemuan sebelumnya, Irak mendominasi dengan enam kali kemenangan, sedangkan Indonesia hanya memiliki dua kemenangan dan tiga sisa pertemuan berakhir imbang.
“Jujur, saya tidak tahu statistik historis. Tapi apa yang terjadi adalah masa lalu, biarlah berlalu. Indonesia sekarang punya pelatih baru yang akan mencoba mengubah sepak bola di sana. Nanti Anda bisa lihat pada pertandingan besok,” tegas Shin yang tidak peduli dengan statistik pertemuan melawan tim asuhan Jesus Casas tersebut.
Sementara itu, bek timnas Indonesia Jordi Amat yang absen pada dua laga melawan Brunei Darussalam di kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia putaran pertama karena cedera mempunyai optimistis yang sama dengan sang pelatih.
“Pertandingan kami sulit dan kami akan menghadapi lawan yang kuat. Kami akan mencoba mengejutkan mereka. Kami berharap bisa melihat pertandingan yang bagus,” ucap mantan pemain Espanyol dan Swansea City tersebut. Pertandingan ini disiarkan langsung lewat live streaming RCTI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pilot Malaysia berinisial MS diduga menerbangkan pesawat ke Indonesia dalam pengaruh narkoba dan menyelundupkan 70.144 butir ekstasi.
Perbaikan 256 RTLH di Gunungkidul ditargetkan selesai akhir Agustus 2026. Hingga akhir Juli, 101 rumah telah rampung dibangun.
Presiden Prabowo menegaskan Indonesia tetap menjalankan politik luar negeri nonblok di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik global.
BI menyiapkan GPIPS untuk memperkuat pengendalian inflasi pangan dan menjaga stabilitas harga melalui penguatan produksi serta distribusi.
Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi di Banyumas ditargetkan dimulai Oktober 2026 dan mulai beroperasi pada tahun depan.
KPU Kulonprogo menyiapkan kurikulum demokrasi yang terintegrasi dalam mata pelajaran Pancasila atau PKN di sekolah dan madrasah.