Kejagung Persilakan Febrie Adriansyah Ajukan Praperadilan
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Pemain dan oficial tim PSIS Semarang dan PSS Sleman memasuki lapangan saat kericuhan di penghujung pertandingan di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/12/2023). -- Antara/I.C. Senjaya
Harianjogja.com, SEMARANG—PSS Sleman keok dari PSIS Semarang 0-1 dalam lanjutan Liga 1 Indonesia 2023/2024 di Stadion Jatidiri Semarang, Minggu (3/12/2023). Kericuhan mewarnai akhir pertandingan ini.
Penonton di tribun Utara turun ke pinggiran lapangan setelah terlibat perselisihan saat pertandingan memasuki menit tambahan waktu.
Belum diketahui penyebab kericuhan yang menyebabkan pertandingan terhenti hingga para pemain kedua kesebelasan meninggalkan lapangan.
Wasit Rio Permana Putra akhirnya meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan meski sebagian pemain telah meninggalkan lapangan.
BACA JUGA: PSIS Semarang vs PSS Sleman, Gol Babak Pertama karena Penalti Fortes
Dalam pertandingan tersebut, PSIS Semarang berhasil mengalahkan PSS Sleman melalui gol tunggal Carlos Fortes.
PSIS mencetak gol melalui penalti Carlos Fortes di penghujung babak pertama. Pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius mengatakan babak pertama PSIS tidak bermain bagus "Babak pertama tidak bermain bagus. PSS Sleman melakukan tekanan," katanya.
Di ruang ganti, kata dia, tim berbicara tentang dua hingga tiga hal di ruang ganti.
Di babak kedua, lanjut dia, PSIS bermain lebih baik meski ada masalah kecil yang dihadapi. Sementara pelatih PSS Sleman Risto Vidakovic mengatakan pemain menunjukkan kerja keras 100 persen pada pertandingan ini.
Di babak kedua, kata dia, PSS Sleman yang tertinggal harus mengambil risiko. "Itu sebabnya di babak kedua PSIS membuat banyak peluang," katanya. Meski demikian, ia mengapresiasi penampilan anak asuhnya meski belum mampu meraih poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung merespons rencana praperadilan Febrie Adriansyah dan menegaskan pembuktian soal emas 74 kg akan dilakukan di persidangan.
Pemkab Temanggung memperkuat kapasitas relawan kebencanaan melalui pelatihan yang menitikberatkan mitigasi dan manajemen pascabencana.
DPRD Kota Jogja mematangkan Raperda Pembinaan Ideologi Pancasila dan Pendidikan Wawasan Kebangsaan melalui koordinasi lintas instansi.
Cari ide lomba 17 Agustus 2026? Simak 30 permainan simpel, seru, dan hemat biaya untuk anak, remaja, hingga orang dewasa.
Kejagung menyebut Febrie Adriansyah masih menerima 50% gaji pokok setelah dinonaktifkan sementara sebagai jaksa dan menjadi tersangka.
Sensus Ekonomi 2026 di Kota Jogja telah mencapai 71 persen. BPS optimistis pendataan selesai pada 31 Agustus 2026.