Bantul Targetkan 10 Koperasi Merah Putih Beroperasi Agustus 2026
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan seusai laga menghadapi NUFC pada Rabu (13/12/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Kepala PSIM Jogja, Kas Hartadi mengakui timnya kecolongan lewat hukuman penalti yang dihadiahi wasit kepada Nusantara United FC (NUFC) dalam lanjutan Liga 2 2023 yang digelar di Stadion Mandala Krida pada Rabu (13/12/2023).
Dalam pertandingan itu Laskar Mataram keok dengan skor 0-1 dari gol semata wayang Matheus da Silva menit ke ke-11. "Saya minta maaf kepada manajemen dan suporter yang mana sore ini kami belum bisa memenuhi target menang di laga home terakhir," kata Kas seusai laga.
Juru taktik asal Surakarta itu menyebut, dirinya menargetkan dua sisa laga terakhir ditargetkan meraup poin penuh.
Hanya saja laga kandang terakhir melenceng dari target. Dengan hasil ini PSIM harus turun ke peringkat ketiga disalip Malut United yang menang melawan Persikab Kabupaten Bandung. "Namun saya ucapkan terima kasih kepada pemain, kecelakaan di menit 10 buat kita kecolongan lewat penalti. Kami main 10 pemain dan masih kuasai permainan tapi masih kalah," katanya.
BACA JUGA: Hasil PSIM vs NUFC 0-1, Gol Tunggal Matheus da Silva Permalukan PSIM di Mandala Krida
Di laga tersebut, Kas Hartadi juga sempat terlibat cekcok dengan pengadil lapangan. Dirinya kesal dengan keputusan wasit yang tidak menunjuk titik putih. Padahal Indra menurut dia dilanggar di kotak penalti. "Soal emosi itu biasa di pertandingan, kadang saya ada emosi, itu spontan saja. Untuk wasit saya no comment," jelasnya.
Sementara pelatih NUFC Guntur Cahyo Utomo menyebut, pemainnya bermain dengan cukup bagus di laga ini. "Anak-anak menyerang dengan sangat garang dan bertahan dengan sangat solid jadi hari ini memang kredit ke semua pemain," katanya.
Guntur menambahkan, laga ketiga yang dipegang dipegangnya bersama NUFC berbuah manis dengan pulang membawa tiga poin. "Kemenangan ini adalah kemenangan mental mereka. Jadi mereka sangat kuat menahan semua gempuran yang luar biasa. Menurut saya dua kali 45 menit setelah gol pertama PSIM betul-betul sangat-sangat keras menekan kami, tetapi para pemain menunjukkan kualitasnya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Bantul menargetkan 10 Koperasi Desa Merah Putih siap diresmikan Agustus 2026 dengan fokus usaha kebutuhan pokok dan produk lokal.
Austria rilis skuad Piala Dunia 2026. Arnautovic dan Alaba kembali, ada pemain naturalisasi baru.
KAI Daop 6 tutup dua perlintasan liar di Jogja demi keselamatan. Total 41 jalur ilegal ditutup sejak 2023.
LPS kembangkan sistem data perbankan real time berbasis AI untuk tingkatkan akurasi dan percepat resolusi bank.
Modus penipuan pajak catut BPKAD Jogja marak. Warga diminta waspada dan cek rekening resmi sebelum bayar pajak.
Penembakan di Islamic Center San Diego tewaskan 5 orang. Diduga hate crime, FBI turun tangan, WNI dipastikan aman.