DPRD Bantul Minta Wacana Penyaluran Gaji ASN Lewat KDMP Ditinjau Ulang
DPRD Bantul meminta wacana penyaluran gaji sekitar 10.000 ASN melalui KDMP ditinjau ulang karena kesiapan infrastruktur dan SDM dinilai belum memadai.
Pelatih Kepala PSIM Jogja Kas Hartadi (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan seusai laga menghadapi NUFC pada Rabu (13/12/2023)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Pelatih Kepala PSIM Jogja, Kas Hartadi mengakui timnya kecolongan lewat hukuman penalti yang dihadiahi wasit kepada Nusantara United FC (NUFC) dalam lanjutan Liga 2 2023 yang digelar di Stadion Mandala Krida pada Rabu (13/12/2023).
Dalam pertandingan itu Laskar Mataram keok dengan skor 0-1 dari gol semata wayang Matheus da Silva menit ke ke-11. "Saya minta maaf kepada manajemen dan suporter yang mana sore ini kami belum bisa memenuhi target menang di laga home terakhir," kata Kas seusai laga.
Juru taktik asal Surakarta itu menyebut, dirinya menargetkan dua sisa laga terakhir ditargetkan meraup poin penuh.
Hanya saja laga kandang terakhir melenceng dari target. Dengan hasil ini PSIM harus turun ke peringkat ketiga disalip Malut United yang menang melawan Persikab Kabupaten Bandung. "Namun saya ucapkan terima kasih kepada pemain, kecelakaan di menit 10 buat kita kecolongan lewat penalti. Kami main 10 pemain dan masih kuasai permainan tapi masih kalah," katanya.
BACA JUGA: Hasil PSIM vs NUFC 0-1, Gol Tunggal Matheus da Silva Permalukan PSIM di Mandala Krida
Di laga tersebut, Kas Hartadi juga sempat terlibat cekcok dengan pengadil lapangan. Dirinya kesal dengan keputusan wasit yang tidak menunjuk titik putih. Padahal Indra menurut dia dilanggar di kotak penalti. "Soal emosi itu biasa di pertandingan, kadang saya ada emosi, itu spontan saja. Untuk wasit saya no comment," jelasnya.
Sementara pelatih NUFC Guntur Cahyo Utomo menyebut, pemainnya bermain dengan cukup bagus di laga ini. "Anak-anak menyerang dengan sangat garang dan bertahan dengan sangat solid jadi hari ini memang kredit ke semua pemain," katanya.
Guntur menambahkan, laga ketiga yang dipegang dipegangnya bersama NUFC berbuah manis dengan pulang membawa tiga poin. "Kemenangan ini adalah kemenangan mental mereka. Jadi mereka sangat kuat menahan semua gempuran yang luar biasa. Menurut saya dua kali 45 menit setelah gol pertama PSIM betul-betul sangat-sangat keras menekan kami, tetapi para pemain menunjukkan kualitasnya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul meminta wacana penyaluran gaji sekitar 10.000 ASN melalui KDMP ditinjau ulang karena kesiapan infrastruktur dan SDM dinilai belum memadai.
Danantara mengkaji akuisisi perusahaan atau pembangunan pabrik baru untuk memperkuat industri tekstil dan membuka lapangan kerja di Indonesia.
Tim penilai pusat mengevaluasi pengelolaan sanitasi di TPST Donokerto dan Madurejo, Sleman, untuk menilai layanan, regulasi, dan keberlanjutan.
DEN menilai skema impor BBM, minyak mentah, dan LPG melalui BLU Lemigas berpeluang menekan harga, dengan syarat biaya dan risiko terkendali.
Gempa magnitudo 5,4 mengguncang 136 km barat daya Gunungkidul pada Selasa malam, 27 Oktober 2026. BMKG menyatakan gempa tidak berpotensi tsunami.
Microsoft membuka program keluar sukarela bagi sekitar 60.000 karyawan di AS, Inggris, Kanada, dan India hingga 31 Desember 2026.