Pendamping PKH Bantul Dibebani Target Luluskan 24 KPM dari Bansos
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
Skuad PSIM Jogja di Liga 2 2023/2024./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja dijadwalkan berjumpa dengan Semen Padang FC (SPFC) dalam laga perdana babak 12 besar Liga 2 2023 di Stadion H Agus Salim, Padang pada Sabtu (6/1/2024) pukul 19.00 WIB.
Ujian berat menanti Laskar Mataram lantaran di babak penyisihan grup Kabau Sirah, julukan SPFC belum pernah kalah di kandang sendiri.
Laga yang berlangsung ketat ini diprediksi bakal menarik. Kedua tim akan tampil ngotot lantaran ingin menunjukkan performa yang optimal di laga perdana. PSIM menargetkan bisa mencuri poin di laga ini, tentu menjadi hal yang cukup berat mengingat selama gelaran Liga 2 2023, hanya PSPS Riau dan PSMS Medan yang mampu mengimbangi permainan SPFC di kandang sendiri.
BACA JUGA: Nyaman di Indonesia, Augusto Neto Berambisi Bawa PSIM Tampil Garang di 12 Besar Liga 2
Sebaliknya tim tuan rumah tentu menargetkan poin penuh, apalagi mereka bermain di kandang sendiri dan didukung dengan ribuan suporter fanatik mereka. Secara statistik SPFC memang diunggulkan lantaran berstatus juara grup 1 di babak penyisihan. Sementara tim lawan hanya duduk di peringkat ketiga grup 2.
Pelatih kepala PSIM Jogja Kas Hartadi mengatakan, anak asuhnya sudah siap secara mental, fisik, taktik dan teknik untuk menghadapi SPFC. Mantan juru taktik Sriwijaya itu mengaku laga besok akan menjadi pertandingan yang berbeda dibanding laga sebelumnya dan diharapkan anak asuhnya bisa fokus dengan target.
"Saya sudah mempelajari permainan Padang, mudah-mudahan besok para pemain bisa mengantisipasi semuanya, mereka juga belum pernah kalah di kandang. Saya pastikan di laga besok pasti lain dan berbeda," katanya, Jumat (5/1/2024).
Kas mengakui bahwa SPFC punya ambisi yang kuat untuk menang di laga ini. Sepemahamannya Kabau Sirah juga tim yang bagus dan solid. Mereka punya striker asing yang haus gol dan mampu memecah kebuntuan tim untuk menenangkan laga. Selain itu anak asuh Delfiadri tersebut juga piawai memaksimalkan peluang dari bola mati.
"Karena saya juga sering pegang tim Sumatera termasuk Sriwijaya, saya juga tahu karakter SPFC bagaimana, PSMS juga Persiraja, jadi saya sudah biasa menghadapi tim Sumatera. Target kita peringkat satu supaya bisa ke semi final," lanjutnya.
Sayangnya di laga besok dua pemain PSIM Jogja belum bisa tampil yakni Samuel dan Sheva akibat akumulasi kartu. Kas mengaku sudah menyiapkan pemain pengganti yang sepadan dan punya kualitas serupa. Dia menganggap hal itu tidak masalah lantaran pemain lainnya sudah siap menghadapi tim lawan.
Di kubu tuan rumah, laga ini menjadi laga penentu untuk menghadapi pertandingan selanjutnya. Tidak ada catatan dan arsip yang menyebutkan kedua tim pernah bertemu sebelumnya. Pelatih kepala SPFC Delfiadri menyebut, Kabau Sirah harus mampu memanfaatkan peluang dengan bermain di kandang sendiri, target tiga poin harus diraih di laga ini.
"Lawan PSIM juga kita secara apa jarang bertemu ya, sangat jarang sekali. Kita juga sudah pelajari permainan mereka di laga sebelumnya, di situ kita bisa melihat bagaimana dan di mana titik lemah serta kekuatan PSIM, kelemahan mereka nanti akan kita eksplorasi dan kekuatan mereka kita antisipasi," katanya.
SPFC (4-3-3)
Iqbal Bachtiar; Wiganda Pradika, Risna Prahalabenta, Kim Min-gyu, Syaiful Ramadhan; Rosad Setiawan, Ocvian Chanigio, Fandi Eko Utomo; Arsyad Yusgiantoro, Roken Tampubolon, Kenneth Ngwoke.
Pelatih: Delfiadri
PSIM Jogja (4-1-3-2):
Pancar Nur; Dias Angga, Kim Bong-jin, Achmad Faris, Ilham Syafri; Hariono; Apriyanto, Yudha Alkanza, Ari Maring; Sukarja, Augusto Neto.
Pelatih: Kas Hartadi.
17/12/2023: SPFC vs Persiraja 4-0
10/12/2023: PSDS vs SPFC 1-1
1/12/2023: PSMS vs SPFC 1-2
26/11/2023: SPFC vs Sriwijaya 3-0
17/11/2023: SPFC vs PSDS 1-1
5 Pertandingan Terakhir PSIM Jogja
18/12/2023: Persikab vs PSIM 1-1
13/12/2023: PSIM vs NUFC 0-1
25/11/2023: PSIM vs Malut 1-1
19/11/2023: PSIM vs Perserang 1-0
13/11/2022: PSKC vs PSIM 0-1
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinsos Bantul menargetkan setiap pendamping PKH meluluskan 24 KPM dari bansos pada 2026 untuk mempercepat pengentasan kemiskinan.
UAD melantik dekan baru untuk periode kepemimpinan berikutnya guna memperkuat transformasi kampus dan menghadapi akreditasi institusi 2027.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero)Tbk (BSI) bersama Danantara Indonesia mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan dengan membangun ekosistem pemberdayaan UMKM
BMKG mengimbau petani menyesuaikan pola tanam dan memilih varietas tahan kering untuk mengurangi risiko gagal panen akibat El Nino.
Warga Desa Kahuman, Klaten, menggelar Sendratari Manusuk Sima untuk mengangkat sejarah Upit, permukiman kuno yang telah berusia 1.160 tahun.
BMKG memprakirakan gelombang laut di perairan selatan Bali mencapai 6 meter pada 5-8 Agustus 2026 akibat aktifnya monsun Australia.