Gelombang Migran Memuncak, Spanyol Tutup Perbatasan dengan Maroko
Spanyol menutup perbatasan Beni Ansar di Melilla setelah gelombang migran meningkat. Pengamanan diperketat di Ceuta dan Melilla.
Pelatih tim nasional Indonesia U-19 sekaligus Direktur Teknik timnas Indonesia Indra Sjafri seusai memimpin latihan timnas Indonesia U-19 di Lapangan A, Komplek Gelora Bung Karno, Kamis (04/01/2023). - Antara/Fajar Satriyo\r\n\r\n
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih tim nasional Indonesia U-20 Indra Sjafri menegaskan hanya akan memanggil pemain berpaspor Indonesia dalam pemusatan latihan (TC).
Tim Garuda Muda menjalani latihan dan pertandingan internal terakhir dalam rangkaian pemusatan latihan (TC) tahap kedua yang berlangsung di Lapangan A, Komplek Stadion Gelora Bung Karno, Jumat (9/2/2024).
"Saya tidak bicara satu orang persatu orang, saya sudah sampaikan yang dipanggil hanya mereka yang berpaspor Indonesia, baik yang bermain di luar negeri dan keturunan Indonesia tapi sudah berpaspor Indonesia. Kami akan berikan kesempatan seluas-luasnya bagi yang berpaspor negara lain, (tapi) tunggu kalaupun saya naturalisasi, dia benar-benar istimewa dan punya keinginan sendiri," kata pelatih timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri.
Arkhan Kaka dan kawan-kawan dikembalikan ke klub masing-masing setelah melakoni pemusatan latihan (TC) tahap kedua yang berlangsung sejak Januari lalu.
Baca Juga
Pemusatan Latihan Timnas U-17 Berpindah ke Dortmund
Timnas Indonesia U-17 Rampungkan Pemusatan Latihan di Jerman
Timnas Indonesia U-17 Segera ke Jerman untuk Pemusatan Latihan
Rencananya tim Garuda Muda akan kembali dipanggil dalam pemusatan latihan pada Maret mendatang untuk persiapan menuju Piala AFF U-19 2024 yang berlangsung di bulan Juli dan Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 yang akan berlangsung pada akhir tahun.
Indra Sjafri mengatakan telah mengantongi sekitar sepuluh nama pemain berpaspor Indonesia yang saat ini tengah menjalani kompetisi di luar negeri.
"Saya sudah memiliki catatan sekitar delapan sampai sepuluh pemain yang berpaspor Indonesia yang bermain di luar baik itu (pemain keturunan) dan anak-anak Indonesia yang bermain di luar," ujar Indra.
Pelatih yang membawa Indonesia meraih medali emas SEA Games 2023 tersebut mengatakan memantau sejumlah pemain berbakat dari kompetisi Piala Soeratin U-17, Liga Top Skor U-17 dan Liga 3 Indonesia.
"Kami umumkan pemanggilan pemain dari kompetisi Piala Soeratin U-17 sebelumnya, sekarang kami sedang menunggu potensi dari pemain di Liga Top Skor U-17, kompetisi EPA (Elite Pro Academy) dan tentu kompetisi Liga 3 Indonesia. Karena kompetisi Liga 3 peraturannya kalau enggak salah, diisi oleh pemain kelahiran 2005," ujar Indra Sjafri.
Dalam pemusatan latihan mendatang, timnas Indonesia U-20 tetap akan menggunakan skema promosi-degradasi dalam melakukan seleksi pemain yang dipersiapkan untuk ajang Piala AFF U-19 dan Piala Asia U-20 tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Spanyol menutup perbatasan Beni Ansar di Melilla setelah gelombang migran meningkat. Pengamanan diperketat di Ceuta dan Melilla.
Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto digelar pada 14 Agustus 2026 karena 16 Agustus bertepatan dengan hari Minggu.
Ditjen PAS DKI Jakarta membantah adanya intimidasi terhadap Nikita Mirzani saat diperiksa di Rutan Pondok Bambu.
Polda Jatim mengungkap 178 kasus kejahatan jalanan selama Juli 2026 dan mengamankan 206 tersangka di seluruh wilayah Jawa Timur.
Pemkot Jogja memastikan pembayaran gaji ASN dan PPPK hingga akhir 2026 aman dengan dukungan DAU dan PAD yang melampaui target.
KPK melimpahkan berkas dakwaan Yaqut Cholil Qoumas ke PN Jakarta Pusat. Sidang kasus dugaan korupsi kuota haji kini menunggu jadwal.