Kemdiktisaintek Minta Kampus Pastikan Mahasiswa Siap Kerja
Kemdiktisaintek mendorong perguruan tinggi memperkuat tridarma, inovasi, dan kolaborasi industri agar lulusan siap menghadapi dunia kerja.
Tim Indonesia berfoto sebelum pertandingan play-off pra-Olimpiade antara Indonesia dan Guinea di Clairefontaine-en-Yvelines, selatan Paris, Kamis (9/5/2024). /AFP - Miguel Medina
Harianjogja.com, GIANYAR—Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mengapresiasi kerja keras tim nasional Indonesia U-23.
Indonesia telah bertanding dengan sepenuh tenaga meski menyerah 0-1 dari Guinea pada pertandingan playoff antar-konfederasi di Stade Pierre Pibarot, Clairefontaine-en-Yvelines, Prancis, Kamis.
“Capaian Prestasi Timnas merupakan catatan sejarah tersendiri untuk sepak bola Indonesia," kata Marciano melalui keterangan resmi pada Kamis.
"Terima kasih, apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada Garuda Muda, mulai dari para pemain, tim pelatih yang dipimpin Shin Tae Yong, ofisial dan juga Ketum Pengurus PSSI, bapak.Erick Thohir beserta jajaran, yang telah berjuang sepenuh hati dan sekuat tenaga memberikan yang terbaik untuk Indonesia,” kata Marciano.
Gol tunggal melalui titik putih dari Ilaix Moriba pada menit ke-29, gagal disamakan oleh Marselino Ferdinan dan kawan-kawan selama masa waktu tersisa.
Marciano Norman mengucapkan kebanggaan kepada masyarakat Indonesia yang selalu memberikan dukungan penuh kepada Garuda Muda selama pertandingan Piala Asia U-23 hingga babak playoff.
BACA JUGA: Erick Thohir: Terima Kasih Garuda Muda, Terima Kasih Indonesia
“Saya mengucapkan kebanggaan kepada masyarakat Indonesia, khususnya pecinta sepak bola yang telah setia memberikan dukungan. Kita harus selalu memberikan dukungan penuh kepada Timnas, termasuk saat belum berhasil,” ujar Marciano.
“Dalam meraih prestasi, kita butuh waktu yang panjang karena pembinaan dilakukan bertahap dan berjenjang, sampai para atlet menjadi juara. Mengantar atlet meraih prestasi, tidak dilakukan dalam waktu singkat.” sambungnya.
Pertandingan kontra Guinea merupakan jalur terakhir tim sepak bola Indonesia menuju Olimpiade Paris 2024. Dari tiga jalur sebelumnya, yakni finis di tiga besar Piala Asia U-23, Indonesia selalu menemui kegagalan.
Namun menurut Marciano, meski belum berhasil skuad Merah Putih telah menunjukkan perkembangan yang signifikan di bawah asuhan pelatih Shin Tae-yong.
“Perkembangan Timnas sudah sangat baik di bawah Shin Tae Yong, saya berharap kita terus memberikan dukungan agar evaluasi berjalan dengan baik,” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kemdiktisaintek mendorong perguruan tinggi memperkuat tridarma, inovasi, dan kolaborasi industri agar lulusan siap menghadapi dunia kerja.
Pasporia hadir di Alun-Alun Wates dalam rangka HUT Ke-81 RI. Imigrasi DIY menyediakan 25 kuota bagi pemohon paspor.
Karhutla TNBTS dipadamkan dengan strategi darat hingga udara. Dua helikopter melakukan water bombing dari Ranu Regulo.
Mario Suryo Aji finis ke-22 di Moto2 GP Inggris 2026. Filip Salac menjadi pemenang setelah unggul 0,303 detik atas Ivan Ortola.
Layanan paspor hadir di CFD Sudirman Jogja dengan 30 kuota. Simak cara daftar, jadwal layanan, hingga lokasi berikutnya.
PKB Bantul menargetkan 9-10 kursi pada Pemilu 2029 dan membidik pemilih muda melalui penguatan kaderisasi lintas kelompok.