Jejak Diplomasi Budaya Hiphop Amerika Serikat Menggema di PBSK
Sejak kelahirannya, hiphop bukan sekadar bicara soal kesenian. Ia menjadi produk budaya yang lahir dari pengalaman masyarakat terpinggirkan di New York.
Tangkapan layar pengeroyokan wasit saat laga tarkam di Semarang./Instagram @forumwasitindonesia
Harianjogja.com, SEMARANG—Seorang wasit pertandingan kompetisi tarkam hingga dikabarkan harus dirawat di rumah sakit. Kompetisi tarkam bertajuk Bener Bersatu Cup yang digelar di Lapangan Pule Tugu Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Minggu (2/6/2024) tersebut mempertemukan tim Putra Bakti FC (Kabupaten Semarang) kontra Ar Raffi (Kabupaten Boyolali).
Dikutip dari unggahan akun Instagram @forumwasitindonesia, kericuhan itu terjadi awalnya memang hanya melibatkan pemain Putra Bakti FC, tetapi kemudian meluas hingga melibatkan penonton.
Diketahui, dalam laga itu, Putra Bakti FC diperkuat oleh sejumlah pemain nasional, di antaranya Bagus Kaffa, Bagas Kahfi, dan Bayu Pradana.
Dalam video yang diunggah terlihat wasit berbaju biru awalnya terlibat adu mulut dengan sejumlah pemain Putra Bakti. Wasit pertandingan itu diketahui bernama Hadi Suroso itu terlihat berlari ke pinggir lapangan. Sontak beberapa orang yang bukan pemain pun ikut mengejar dan kemudian mengeroyoknya.
“Kami berharap APPI untuk memanggil yang bersangkutan untuk mengklarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf atas tindakan dan tontonan yang tidak patut dicontoh dari pemain yang berlabel professional. Sementara wasit masih opname di rumah sakit. Semoga bisa menjadi atensi serius pihak APPI menanggapi permasalahan ini,” tulis akun tersebut.
Dalam unggahannya pula, pihak wasit yang jadi korban telah membentuk tim khusus untuk membawa kasus ini ke ranah hukum. Mereka juga telah melaporkan setidaknya lima nama ke kepolisian.
BACA JUGA: Disinformasi! Indonesia Dicoret dari AFC U-23 Terkait Suap Wasit
Kelima nama itu masing-masing adalah Bayu Pradana (Barito Putera), Komarudin (Persikabo), Ilham Mahendra (Barito Putera), Hery Susanto (Eks Persita Tangerang), dan Wahyu Wijiastanto (Eks Timnas & Persiba Bantul)
Diketahui, Ilham Mahendra merupakan mantan pemain PSIM Jogja, sementara Wahyu Wijiastanto yang saat ini sudah pensiun dari sepakbola profesional, merupakan mantan pemain Persiba Bantul dan kapten Timnas Indonesia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.
Prof Sarwidi menilai mitigasi gempa menjadi penentu dampak bencana. Perbedaan kerusakan di Venezuela dan Jepang menjadi pelajaran bagi Indonesia.
Simak contoh surat referensi kerja yang benar, fungsi, manfaat, serta format resmi yang dapat meningkatkan peluang diterima di perusahaan.