PSG Vs Aston Villa Berebut Trofi Eropa Pertama Musim Ini

Jumali
Jumali Rabu, 12 Agustus 2026 09:27 WIB
PSG Vs Aston Villa Berebut Trofi Eropa Pertama Musim Ini

Instagram: PSG

Harianjogja.com, JOGJA—Trofi pertama kompetisi antarklub Eropa musim 2026/2027 akan diperebutkan dalam duel sarat gengsi antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Aston Villa. Pertandingan Piala Super Eropa 2026 di Red Bull Arena, Salzburg, Austria, Kamis (13/8/2026) dini hari WIB, menjadi panggung pembuktian bagi dua juara Eropa yang datang dengan ambisi besar.

PSG melangkah ke laga ini dengan status sebagai juara Liga Champions Eropa. Klub asal Paris tersebut sukses mempertahankan dominasi mereka di benua biru setelah kembali mengangkat trofi Liga Champions musim lalu.

Di sisi lain, Aston Villa hadir sebagai kampiun Liga Europa setelah menorehkan prestasi bersejarah. Klub asal Birmingham itu mengakhiri penantian panjang selama 44 tahun untuk meraih trofi Eropa setelah menaklukkan Freiburg 3-0 di partai final.

Bagi PSG, kemenangan di Salzburg akan mempertegas status mereka sebagai penguasa Eropa saat ini. Les Parisiens juga berpeluang menjadi tim kedua di era modern yang mampu mempertahankan gelar Piala Super Eropa secara beruntun, mengikuti jejak Real Madrid pada 2016 dan 2017.

Pertemuan PSG dan Aston Villa bukanlah cerita baru. Kedua tim pernah terlibat duel dramatis pada perempatfinal Liga Champions 2024/2025. Saat itu PSG lolos dengan agregat tipis 5-4 setelah sempat unggul nyaman sebelum mendapat perlawanan sengit dari The Villains.

Laga kali ini juga mempertemukan dua pelatih asal Spanyol yang dikenal memiliki filosofi menyerang, yakni Luis Enrique di kubu PSG dan Unai Emery bersama Aston Villa.

Bagi Emery, pertandingan ini memiliki arti khusus. Ini merupakan kesempatan keempat baginya tampil di Piala Super Eropa. Namun dalam tiga kesempatan sebelumnya bersama Sevilla dan Villarreal, ia selalu gagal mengangkat trofi.

“Saya sangat menantikan pertandingan besok. Bagaimana kami menguji diri dalam laga melawan mereka, dengan kemampuan serta kondisi dan komposisi pemain yang kami miliki saat ini,” ujar Emery.

Meski berstatus penantang, Aston Villa harus menghadapi kendala besar. Tiga pemain penting mereka, Ollie Watkins, Ezri Konsa, dan Emiliano Martinez dipastikan absen.

Ketiganya masih menjalani masa pemulihan dan istirahat setelah membela negara masing-masing di Piala Dunia 2026. Watkins dan Konsa membantu Inggris meraih posisi ketiga, sedangkan Martinez membawa Argentina finis sebagai runner-up.

“ Mereka tidak di sini karena mengakhiri musim pada 19 Juli dan saya memberi mereka empat minggu untuk beristirahat. Itu sangat diperlukan,” kata Emery.

Meski kehilangan sejumlah pemain inti, Aston Villa tetap optimistis. Bek kanan Matty Cash bahkan menyebut PSG sebagai tim terbaik di dunia saat ini, namun menegaskan timnya tetap datang dengan target meraih kemenangan.

“Ini adalah pertandingan spesial bagi kami. Ini kesempatan lain untuk pergi dan memenangkan trofi,” ujar Cash.

Sementara itu, PSG datang dengan kekuatan hampir penuh. Pelatih Luis Enrique membawa 24 pemain ke Austria, termasuk rekrutan anyar Maghnes Akliouche serta Lucas Digne yang baru bergabung dari Aston Villa.

Meski demikian, Enrique mengakui persiapan timnya belum sepenuhnya ideal karena banyak pemain baru kembali dari tugas internasional bersama tim nasional masing-masing.

“Beberapa pemain baru kembali Senin ini, yang lain kembali minggu lalu. Kami mencoba mempersiapkan diri sebaik mungkin,” katanya.

Pertandingan ini juga menyimpan nilai historis lainnya. Wasit asal Somalia, Omar Abdulkadir Artan, dipercaya memimpin laga dan menjadi wasit non-Eropa pertama yang memimpin final Piala Super Eropa.

Di tribune stadion, sekitar 6.000 suporter Aston Villa diperkirakan hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada tim kesayangan mereka. Kehadiran ribuan pendukung tersebut diharapkan menjadi suntikan motivasi tambahan bagi skuad Emery.

Bagi PSG, kemenangan akan memperpanjang dominasi mereka di sepak bola Eropa dan menambah koleksi trofi setelah meraih sembilan gelar dalam dua musim terakhir. Sedangkan bagi Aston Villa, trofi ini bisa menjadi simbol kebangkitan mereka sebagai kekuatan baru di level elite Eropa.

Dengan kualitas pemain, pengalaman, serta ambisi besar dari kedua kubu, duel PSG kontra Aston Villa diprediksi menjadi pertarungan sengit yang layak dinantikan sebagai pembuka musim kompetisi Eropa.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online