Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Jajaran staf kepelatihan PSIM Jogja yang sudah terbentuk lengkap untuk mengarungi Liga 2 musim 2024/2025./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja melengkapi jajaran pelatih guna mengarungi Liga 2 musim 2024/2025. Setelah sebelumnya mengenalkan Pelatih Kepala Seto Nurdiyantoro, Erwan Hendarwanto dan Didik Wisnu (Asisten Pelatih), PSIM Jogja menambah staf pelatihnya.
Mereka adalah Ivan Wirajaya dan Asep Ardiansyah yang telah resmi bergabung dalam staf kepelatihan Laskar Mataram. Ivan Wirajaya akan mengisi posisi analis dalam tim kepelatihan PSIM Jogja. Pelatih berusia 32 tahun itu merasa senang bisa bergabung kembali dengan PSIM Jogja. “Saya senang karena diberi kesempatan lagi belajar di PSIM Jogja bersama senior. Ada Coach Seto, Coach Erwan, Coach Didik,” ujar dia, Jumat (28/6/2024).
Analis yang musim lalu melatih Bekasi City FC ini memutuskan untuk kembali ke PSIM Jogja karena merasa nyaman dengan Laskar Mataram. “Sepak bola bagi saya pribadi dalam memilih tempat itu rasa nyaman. Belajar dengan orang yang tepat memberi rasa nyaman tersendiri. Itulah mengapa kembali ke PSIM Jogja adalah hal yang menyenangkan," katanya.
Asep Ardiansyah juga memutuskan kembali ke PSIM Jogja sebagai pelatih fisik. Pelatih berlisensi A PSSI itu merasa senang dan bangga bisa kembali bersama Laskar Mataram. “Alhamdulillah saya merasa senang dan bangga dapat bergabung kembali ke PSIM Jogja. Tim yg punya sejarah penting bagi sepak bola Indonesia serta tim besar yang berada di Kota Istimewa dengan pendukung yang sangat loyal dan fanatik,” ujarnya.
Pelatih berusia 36 tahun tersebut merasa masih ada misi yang tertunda bersama klub berlogo Tugu Pal Putih ini. "Saya pribadi masih punya harapan besar yang sempat terbuang di musim 2021 di mana kami selangkah lagi dapat membawa PSIM Jogja lolos ke Liga 1,” ujar Asep.
BACA JUGA: PSIM Incar Pemain Asing, Ini Kriterianya
Kedua nama tersebut memang bukan nama baru di kepelatihan PSIM Jogja. Mereka sebelumnya sudah bekerja bersama Pelatih Kepala PSIM Jogja, Seto Nurdiantoro beberapa musim lalu.
Seto berharap mereka segera bisa bersinergi membagun tim PSIM Jogja. “Keduanya pernah bersama sama dengan saya, tidak perlu adaptasi terlalu lama. Semoga kami bertiga kedepannya bisa mengevaluasi diri untuk membangun tim lebih baik,” kata Seto.
Razzi Taruna, Manajer PSIM Jogja mengungkapkan alasan penunjukan kedua pelatih tersebut. “Kedua pelatih tersebut merupakan pilihan Coach Seto sendiri. Mereka sebelumnya memang sudah pernah bekerja bersama. Jadi tidak perlu adaptasi lebih lama,” ungkap Razzi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Debarkasi haji di YIA mulai disiapkan menyambut kepulangan jemaah pada 2 Juni 2026 dengan sistem tanpa asrama pertama di Indonesia.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Pemkab Bantul siapkan lima kalurahan untuk program Kampung Redam hasil kerja sama dengan Kementerian HAM. Fokus pada resolusi konflik dan keadilan restoratif.
Daftar klub yang lolos ke Liga Champions 2026/2027. Simak klub raksasa yang lolos otomatis dan daftar tim yang berjuang lewat kualifikasi di sini.