6 Kalurahan Gunungkidul Dapat SPAM, Anggaran Capai Rp1,15 Miliar
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Saldi Amiruddin dan Sunni Hizbullah akan memperkuat PSIM./ Instagram
Harianjogja.com, JOGJA - PSIM Jogja kembali memboyong pulang dua mantan pemainnya, Saldi Amiruddin dan Sunni Hizbullah. Kedua pemain tersebut dibawa kembali ke Laskar Mataram dari klub yang sama yakni Bekasi City FC.
Saldi Amiruddin yang kini berusia 29 tahun akan memperkuat sektor tengah. Sementara Sunni Hizbullah diplot di lini bekakang tim. Keduanya mengaku antusias untuk memulai Liga 2 musim depan.
“Alhamdulillah tentunya sangat senang bisa kembali ke kota yang istimewa ini dan dipercaya lagi memperkuat PSIM Jogja,” kata Saldi, Minggu (30/6/2024).
Manajemen yang serius dan para penggemar PSIM Jogja menjadi alasan pemain yang pernah memperkuat Laskar Mataram di musim 2019 ini kembali berseragam parang biru.
“Saya melihat keseriusan manajemen menghubungi saya untuk bergabung ke PSIM Jogja dan juga suporter yang begitu kompak, solid, dan loyal. Ini tentunya bisa membuat kami lebih bersemangat dan mau kembali bergabung,” ujarnya.
Sementara Sunni Hizbullah pun turut senang bisa kembali bergabung dengan tim kebanggaannya, PSIM Jogja.
“Saya sangat senang kembali lagi ke PSIM Jogja. Saya memilih PSIM Jogja karena PSIM Jogja merupakan tim kebanggan saya,” jelas pemain yang telah membela PSIM Jogja dua kali ini yakni di musim 2016 dan 2020 – 2023.
BACA JUGA: PSIM Incar Pemain Asing, Ini Kriterianya
BACA JUGA: Alasan Manajemen PSIM Jogja Perpanjang Kontrak Ghulam dan Sugiyanto
Kembalinya pemain yang lama membela tim berlogo Tugu Pal Putih ini juga menandai reuni dirinya dan sang Pelatih Kepala PSIM Jogja, Seto Nurdiantoro. Sunni dan Seto terakhir bekerja bersama membela Laskar Mataram di musim 2021.
“Saya bangga bisa dipercaya lagi oleh Coach Seto setelah terakhir musim 2021 saya bekerja dengan beliau. Saya belajar banyak dari beliau baik di dalam maupun di luar lapangan. Ilmu dan kemampuannya tidak diragukan lagi,” ujarnya.
Kembali memperkuat PSIM Jogja, dua pemain senior ini memiliki misi yang sama. Mereka ingin bermain maksimal dan mewujudkan mimpi bersama PSIM Jogja, naik ke Liga 1.
“Kami ingin bermain maksimal dan mewujudkan keinginan kita semua bersama, PSIM Jogja Liga 1!” ujar mereka kompak.
Seto Nurdiantoro angkat bicara mengenai kembalinya dua pemain ini. Dia berharap kedatangan dua pemain senior ini bisa memberi pengaruh positif bagi PSIM Jogja.
“Baik Saldi maupun Sunni sebelumnya pernah berseragam PSIM Jogja, sudah tau bagaimana kultur PSIM Jogja, terutama Sunni yang pernah bekerja sama dengan saya. Semoga dengan pengalaman dua pemain senior ini bisa membawa pengaruh positif bagi tim,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Enam kalurahan di Gunungkidul mendapat pembangunan SPAM dengan anggaran Rp1,159 miliar untuk menambah 215 sambungan rumah.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.
Piala AFF 2026 memasuki fase semifinal! Singapura vs Thailand dan Malaysia vs Vietnam. Thailand lolos dengan nilai sempurna, Vietnam juara Grup A. Cek jadwal le
Honor resmi luncurkan Robot Phone dengan gimbal titanium terkecil di industri. Kamera 200 MP bisa bergerak 4 arah, rekam 4K, dan punya 100 ekspresi wajib.