Tembok SDN Minomartani 2 Roboh, Diduga Berdiri Sejak 1980
Tembok SDN Minomartani 2 roboh dan melukai 10 warga. Polisi menemukan tembok diduga berdiri sejak 1980 tanpa pondasi memadai.
Suasana latihan PSS Sleman pada Kamis (15/8/2025). /Istimewa -- PSS
Harianjogja.com, SLEMAN—PSS Sleman segera berbenah dan melakukan evaluasi dari kekalahan melawan Persebaya sebelumnya. Aspek menjaga jarak antar lini hingga kontrol bola ditekankan pada para penggawa Laskar Sembada sebagai bekal menatap laga selanjutnya menghadapi Persik Kediri, Senin (19/8/2024) mendatang.
Kekalahan pasukan Super Elja di laga perdana liga kontra Persebaya membuat Pelatih Kepala PSS, Wagner Lopes melakukan serangkaian evaluasi pada timnya. Lopes tak hanya mengevaluasi kesalahan yang dilakukan dalam laga sebelumnya, namun juga membawa materi koreksi tersebut untuk digunakan dalam laga selanjutnya.
BACA JUGA : PSS Sleman Siap Hadapi Persebaya dengan Pemain Prima
"Evaluasi hari ini tidak hanya sebagai koreksi di laga sebelumnya. Kami juga melakukan evaluasi yang berguna untuk persiapan laga selanjutnya," kata Lopes pada Kamis (15/8/2024) di Lapangan Pakembinangun, Sleman.
Juru taktik berkebangsaan Jepang-Brasil tersebut memberikan menu latihan kepada anak asuhannya dengan fokus pada hal-hal detail untuk menyegarkan kembali pemahaman pemain mengenai pentingnya kontrol bola secara sempurna.
Pembenahan ini tak lepas dari pantauan Lopes di mana timnya masih melakukan kesalahan saat kontrol bola maupun ketika sentuhan pertama pada bola.
"Kami banyak melakukan kesalahan mendasar seperti saat kontrol bola. Kemudian, evaluasi ketika melakukan sentuhan pertama pada bola agar bola tidak mudah hilang dari penguasaan," ungkap Lopes.
Pelatih berusia 56 tahun ini juga menekankan pada pemainnya tentang pentingnya menjaga jarak antar lini secara ideal. Bagi Lopes menjaga jarak yang ideal dapat membuat sirkulasi bola mengarah ke depan memiliki banyak pilihan.
"Pada babak kedua di pertandingan yang lalu, permainan kami sudah lebih baik dengan menjalankan instruksi dari pelatih. Sirkulasi bola berjalan bagus karena antar lini memiliki jarak yang ideal sehingga aliran bola mudah melaju ke depan," ucapnya.
BACA JUGA : Kalah di Laga Pertama, Catatan PSS Sulit Menang atas Persebaya Kian Panjang
Pada situasi yang berbeda, saat lawan membawa bola kemudian sirkulasi bola ditutup, lawan tidak memiliki banyak ruang untuk mengirimkan bola atau bisa mengontrol permainan. Hal ini disebut Lopes bisa terjadi jika jarak antar lini punya keseimbangan.
Lopes memastikan PSS Sleman tetap memiliki kedalaman skuad yang kuat dan siap bersaing di setiap pertandingan. Bahkan terlepas dari siapa pun pemain yang akan dimainkan di lapangan nantinya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tembok SDN Minomartani 2 roboh dan melukai 10 warga. Polisi menemukan tembok diduga berdiri sejak 1980 tanpa pondasi memadai.
Artis Celine Evangelista hadir dalam gelaran Jogja Fashion Week (JFW) 2026 dengan membagikan pengalaman dalam berbinis busana muslimah syar'i.
Penyalahgunaan narkoba dan psikotropika tidak hanya merusak kondisi fisik, tetapi juga dapat memicu kecanduan berat akibat perubahan sistem dopamin di otak
Merah Putih Malioboro 2026 digelar Sabtu 15 Agustus. Cek 8 titik penutupan dan pengalihan arus lalu lintas di Jogja.
Rosan Roeslani menyebut 110 investor dan family office Asia merespons positif pengembangan PFII yang tahap awalnya disiapkan di Jakarta.
Harga iPhone 18 Pro diprediksi mencapai Rp24,9 juta atau naik sekitar Rp5 juta akibat lonjakan biaya komponen memori.