Difasilitasi GKR Hemas dan BPKH, DPD RI Salurkan Sapi Kurban ke DIY
DPD RI dan BPKH salurkan sapi kurban di DIY melalui program Sedekah Kurban 2026 untuk penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong./PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong mengungkapkan alasan tak memanggil Jens Raven ke dalam skuadnya. Dia mengaku akan menunggu Jens Raven untuk matang dari segi fisik, teknik, dan mental terlebih dahulu sebelum ia memanggilnya ke skuad senior.
Striker Jens Raven tampil gemilang saat mengantarkan Timnas Indonesia U-19 juara ASEAN U-19 Boys Championship 2024 di Surabaya beberapa waktu lalu. Pada pergelaran itu, Raven mencetak empat gol dan tiga asis dari lima laga, dengan satu gol di antaranya terjadi pada laga final melawan Thailand U-19 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Aksi apik ini membuatnya digadang-gadang akan naik kelas ke level senior. Namun, ketika disinggung soal kesempatan striker 18 tahun itu, Shin tidak ingin terburu-buru memasukkannya ke skuad senior. “Saya dulu lihat berangkat langsung ke Belanda pemain tersebut saya lihat ada kekurangan, jadi harus step by step,” kata Shin ketika ditemui awak media saat dirinya menonton laga Liga 1 Indonesia 2024/2025 antara Malut United melawan Persebaya Surabaya di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.
Pelatih asal Korea Selatan itu mengatakan melakukan hal ini karena tidak ingin memberatkan beban Raven yang saat ini sedang berkembang bersama tim muda asuhan Indra Sjafri.“Kami membuat suasana yang baik agar dia up sendiri dan jangan sampai dia tidak fokus meningkatkan potensi dan kemampuan dia. Jadi kita lihat proses dia seperti apa,” tambahnya.
BACA JUGA: Jadi Rebutan dengan Timnas Australia, PSSI Tegaskan Matthew Baker Tetap Berkostum Merah Putih
Shin sebentar lagi akan kembali beraksi melatih Timnas Indonesia yang akan berlaga untuk pertama kalinya di Kualifikasi Ronde 3 Piala Dunia 2026 zona Asia pada September mendatang.
Indonesia akan melawan Arab Saudi di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah pada 6 September pukul 01.00 WIB pada laga pembuka dan kemudian akan memainkan laga kandang di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada 10 September melawan Australia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPD RI dan BPKH salurkan sapi kurban di DIY melalui program Sedekah Kurban 2026 untuk penguatan sosial dan ekonomi masyarakat.
Ranking Liga Indonesia naik lima peringkat ke posisi 20 Asia versi AFC berkat kontribusi Persib Bandung dan Dewa United di kompetisi Asia.
Disdik Gunungkidul memastikan daya tampung sekolah SPMB 2026 mencukupi. Jadwal pendaftaran TK, SD, dan SMP mulai Juni 2026.
Dua jukir viral di GOR Sritex Solo diamankan polisi usai diduga mematok tarif parkir mobil hingga Rp20.000 tanpa karcis.
Komisi III DPR menegaskan penggunaan APBN untuk sapi kurban Presiden Prabowo sah secara hukum dan syariah.
Kasus kekerasan daycare Little Aresha Sorosutan memasuki tahap sidang. Tim hukum dampingi korban dan siapkan restitusi.