QRIS Tap Belum Bisa Digunakan untuk iPhone, Ini Penjelasannya
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Pesepak bola Timnas Indonesia Ragnar Oratmangoen (depan) melindungi bola dari pesepak bola Arab Saudi, Jumat (6/9/2024) dini hari WIB./Antara-PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Secara mengejutkan, Timnas Indonesia mampu menahan imbang Arab Saudi di kandangnya sendiri saat laga perdana Babak III Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup C, Jumat (5/9/2024) dini hari tadi.
Salah satunya, Arabnews yang menuliskan bahwa Indonesia merupakan tim yang tercatat paling banyak memiliki kemajuan permainan.
Timnas Arab Saudi pun disebut bisa kehilangan lebih banyak poin oleh tim terendah di Grup C, apabila penalti Salem Al-Dawsari dapat diselamatkan dengan 11 menit tersisa.
Media Arab tersebut juga menyoroti kepiawaian Ragnar Oratmangoen yang berhasil mencetak gol di babak pertama. "Ragnar Oratmangoen memotong ke dalam di tepi kanan kotak penalti dan tembakan kerasnya dibelokkan oleh Sandy Walsh dan melewati Mohammed Al-Owais yang tak berdaya.
“Fans Indonesia pun menggila, begitu pula staf pelatih yang dipimpin oleh pemain Korea Selatan Shin Tae-yong," tulis Arabnews.
BACA JUGA: Hasil Arab Saudi vs Indonesia 1-1, Maarten Paes Gagalkan Tendangan Penalti Salem Al Dawsari
Selain itu, media Vietnam juga ikut menyoroti permainan Indonesia yang disebut membawa "gempa". "Hasil Arab Saudi 1-1 Indonesia: Indonesia Bikin Gempa," tulis media Bongda dalam judul perberitaannya.
Mereka juga menuliskan bahwa Indonesia berhasil membuat kejutan untuk semua orang karena menahan imbang Arab Saudi. Bahkan pola permainan Indonesia pun dinilai sangat berkembang dan dinilai bisa membuat Arab Saudi tidak leluasa.
Setelah ini, Indonesia bersiap menghadapi Australia di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Selasa (10/9/2024).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JiBI/Bisnis.com
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.
Wisata Gunungkidul ramai 41.969 pengunjung saat libur panjang. PAD tembus Rp516 juta, pantai masih jadi favorit wisatawan.