Nekat! Penghuni Kos di Mlati Gasak TV dan Water Heater, Lalu Kabur
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno saat berada di GIK UGM pada Kamis (26/9/2024)./Istimewa-Kemenparekraf
Harianjogja.com, SLEMAN—Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno menjawab isu soal Hosting Fee jelang gelaran MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika.
Sandiaga mengklaim persoalan Hosting Fee saat ini telah rampung. Pembayarannya akan disalurkan kepada pihak terkait sesuai mekanisme yang berlaku. "Hosting Fee sudah selesai, kami [pembayarannya] akan sesuai mekanisme Hosting Fee," kata Sandiaga saat ditemui di GIK UGM, Kamis (26/9/2024).
Sesuai mekanismenya, Hosting Fee akan dibayarkan secara dua kali. Pertama dibayarkan sebelum MotoGP digelar, sedangkan yang kedua dibayarkan beberapa waktu seusai gelaran MotoGP rampung. "Kami akan sesuai mekanisme Hosting Fee, itu akan dibayar sebelum MotoGP dan setelah MotoGP," ujar dia.
"Karena itu memang itu metodenya pembayarannya adalah dua kali dalam periode beberapa saat sebelum MotoGP dan mungkin satu bulan setelah MotoGP," ujar dia.
Di lain sisi, Sandiaga juga berbicara soal naiknya harga hotel jelang balapan MotoGP Mandalika. Menanggapi persoalan ini Kemenparekraf disebut Sandiaga telah menetapkan tarif batas atas untuk hotel yang berada di area ring satu dekat Sirkuit Mandalika. "Solusinya di ring pertama kita sudah memberikan batas atas daripada tarif hotel," ujarnya.
Selain mematok batas atas tarif hotel di area ring satu, Sandiaga mengungkapkan jika kini ada banyak penginapan di desa wisata maupun homestay yang bisa menjadi alternatif bagi para penonton MotoGP.
"Kami menyarankan banyak sekali, sekarang dibangun fasilitas akomodasi yang ecofriendly di desa-desa wisata maupun homestay itu menjadi alternatif untuk di ring satu," ujar dia.
BACA JUGA: Resmi Jadi Official Airline Motogp Mandalika 2024, Garuda Indonesia 8.000 Kursi
Sandiaga juga membocorkan jika okupansi penginapan di wilayah Mataram dan Senggigi belum menyentuh angka 100%. Berarti masih ada banyak kamar kosong yang bisa dipakai para penonton MotoGP Mandalika.
"Tetapi yang di Mataram dan Senggigi sekarang okupansi masih di bawah 70 persen jadi masih sangat bisa untuk dipesan untuk para penonton MotoGP," tukasnya.
DIketahui, belakangan ramai diperbincangkan soal Hosting Fee MotoGP Mandalika 2024 senilai Rp231 miliar yang belum terbayarkan oleh panitia lokal kepada Dorna Sports.
Padahal penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2024 tinggal menghitung hari saja, yakni pada 27-29 September 2024 mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Buruh harian di Sleman nekat mencuri TV dan water heater dari kos. Pelaku kabur usai tak bayar sewa.
KDMP Tamanmartani menggunakan dana LPDB untuk operasional awal klinik pratama sambil menunggu kerja sama BPJS Kesehatan.
Erina Gudono resmi lulus S2 University of Pennsylvania sambil menjalani peran sebagai ibu bagi Bebingah bersama Kaesang Pangarep.
Jungkook BTS buka lowongan videografer dan editor untuk BTS WORLD TOUR ARIRANG. Simak kriteria dan peluang langka bergabung dengan tur dunia BTS di sini.
FIFA memperkenalkan lagu Dai Dai dari Shakira dan Burna Boy untuk Piala Dunia 2026. Berikut sejarah anthem resmi Piala Dunia.
Bojan Hodak dikabarkan meninggalkan Persib Bandung setelah membawa Maung Bandung meraih tiga gelar Liga Indonesia beruntun.