Mario Aji Terjatuh di Lap 10, Gagal Sentuh Finis di Moto2 Jerman 2026

Jumali
Jumali Minggu, 12 Juli 2026 18:27 WIB
Mario Aji Terjatuh di Lap 10, Gagal Sentuh Finis di Moto2 Jerman 2026

Mario Aji / Motogp.com

Harianjogja.com, JOGJA—Mario Aji terjatuh sehingga gagal menyelesaikan balapan Moto2 Jerman 2026 yang kemudian dipastikan menjadi milik Ivan Ortola di Sirkuit Sachsenring, Minggu (12/7) sore waktu Indonesia. Mario start dari posisi ke-10.

Sempat mempertahankan posisinya, pembalap asal Madiun itu kemudian melorot ke peringkat ke-13 ketika memasuki lap ketiga.

Posisinya terus merosot hingga keluar dari posisi 15 besar atau zona poin. Memasuki lap kelima, Mario ada di peringkat ke-17. Dua lap berselang, Mario disalip dan ada di peringkat ke-18. Mario kembali ke peringkat 17 lantaran Alex Escrig menjalani hukuman long lap penalty gara-gara melakukan jump start. Jarak Mario dengan pembalap di depannya, Adrian Huertas, tidak terlampau jauh.

Namun, Mario terpaksa mengakhiri balapan pada lap kesepuluh setelah terjatuh dan tergelincir ketika memasuki tikungan ketiga. Setelah absen dalam lima balapan karena operasi tulang belakang, Mario kembali ke lintasan tanpa melihat bendera finis berkibar. Kegagalan finis ini tentu menjadi pukulan berat bagi Mario yang berharap bisa kembali meraih poin setelah pemulihan dari cedera.

Sementara itu, persaingan pembalap terdepan diwarnai aksi Ivan Ortola, Daniel Holgado, Izan Guevara, Senna Agius, dan David Alonso. Kelima pembalap ini bersaing cukup ketat dalam grup terdepan. Ortola kemudian bisa menjauh, kendati tidak telak.

Alonso harus mengakhiri balapan lebih cepat karena crash pada lap ke-19, yang semakin memperkuat posisi Ortola di depan. Ortola bisa mengamankan posisinya untuk finis paling depan hingga finis. Holgado finis di posisi kedua dan Guevara menempati podium terakhir balapan Moto2 Jerman 2026. Kemenangan Ortola ini menjadi kemenangan keduanya di musim 2026 dan semakin memperkuat posisinya di papan atas klasemen Moto2.

Kegagalan Mario Aji menyelesaikan balapan tentu menjadi catatan yang perlu dievaluasi oleh tim. Meskipun start dari posisi ke-10 menunjukkan potensi yang baik, penurunan performa sepanjang balapan hingga akhirnya terjatuh mengindikasikan adanya masalah pada pengaturan motor atau strategi balapan. Mario sebelumnya absen dalam lima balapan karena harus menjalani operasi tulang belakang.

Kembalinya ke lintasan di Sachsenring mungkin masih dalam masa adaptasi dan pemulihan fisik. Namun, Mario dan tim diharapkan bisa bangkit dan tampil lebih baik di seri-seri berikutnya. Para penggemar balap Tanah Air pun tetap memberikan dukungan penuh kepada Mario meskipun hasil di Jerman tidak sesuai harapan. Sirkuit Sachsenring yang dikenal dengan tikungan tajam dan menantang memang menjadi ujian berat bagi para pembalap. Bagi Mario, balapan selanjutnya menjadi kesempatan untuk membuktikan bahwa ia bisa kembali bersaing di papan atas kelas Moto2.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online