Perang Talenta AI Memanas, Ilmuwan Google Berpaling ke Anthropic
Ilmuwan AI peraih Nobel John Jumper hengkang dari Google DeepMind ke Anthropic. Eksodus talenta AI semakin memanas di antara raksasa teknologi.
Pembalap Ducati Marc Marquez. ANTARA/Ducati/am.
Harianjogja.com, JOGJA—Marc Marquez tidak mengalami kesulitan berarti dalam balapan MotoGP Jerman 2026 di Sirkuit Sachsenring sehingga tampil menjadi juara, Minggu (12/7) malam waktu Indonesia. Marc menjalankan start dengan baik dan langsung menciptakan jarak dengan para pembalap di belakangnya pada lap pertama.
Alex Marquez menempel sang kakak. Sementara Raul Fernandez ada di peringkat ketiga dan menjauh dari kejaran Ai Ogura, Fabio Di Giannantonio, Jorge Martin, Pedro Acosta, hingga Francesco Bagnaia.
Pada lap keempat, tepatnya di tikungan ke-10, Diggia terjatuh dan harus mengakhiri keikutsertaan dalam balapan kali ini. Balapan berlangsung monoton dengan tujuh pembalap terdepan membuat kelompok sendiri meninggalkan rombongan di belakangnya.
Alex yang "setia" membuntuti Marc harus jatuh pada tikungan ke-13 lap ke-10. Ini membuat Fernandez hingga Bagnaia masing-masing naik satu peringkat. Kendati naik ke peringkat kedua, Fernandez tertinggal lebih dari satu detik dari Marc yang melesat di depan. Hingga setengah balapan, memasuki lap ke-15, Marc unggul 1,6 detik atas Fernandez.
Keunggulan Marc atas Fernandez menyentuh dua detik ketika balapan memasuki lap ke-20. Di saat yang bersamaan Fernandez ditempel ketat Ogura. Jarak keduanya hanya sekitar 0,5 detik dan terus naik turun. Ogura yang menguntit ketat Fernandez kemudian menyalip rekan satu timnya tersebut pada lap ke-25. Ogura kemudian melesat meninggalkan Fernandez, namun tidak kuasa mengejar Marc yang sudah terlalu jauh di depan.
Bendera finis yang dikibarkan legenda sepak bola Jerman, Lothar Matthaus, menyambut Marc yang finis pertama. Ogura dan Fernandez menempati peringkat kedua dan ketiga. Sementara Acosta, Martin, dan Bagnaia ada di posisi enam besar.
Kemenangan ini menambah panjang daftar prestasi Marc Marquez di Sirkuit Sachsenring yang memang menjadi sirkuit favoritnya. Ia dikenal hampir tak terkalahkan di trek sepanjang 3,7 kilometer ini. Sementara bagi Ai Ogura, podium kedua menjadi hasil terbaiknya musim ini dan menunjukkan bahwa pembalap asal Jepang itu semakin kompetitif di kelas MotoGP.
Raul Fernandez juga patut diapresiasi karena mampu mempertahankan posisi ketiga meski terus ditekan oleh para pembalap di belakangnya. Kegagalan Alex Marquez menyelesaikan balapan menjadi catatan tersendiri, karena ia sebenarnya memiliki kecepatan yang sebanding dengan sang kakak.
Namun, insiden di tikungan ke-13 menggagalkan peluangnya untuk meraih hasil maksimal. Hasil MotoGP Jerman 2026 ini juga berdampak pada klasemen sementara, di mana Marc Marquez semakin kokoh di puncak. Para pembalap kini bersiap untuk seri berikutnya dan berusaha mengejar ketertinggalan dari sang juara bertahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ilmuwan AI peraih Nobel John Jumper hengkang dari Google DeepMind ke Anthropic. Eksodus talenta AI semakin memanas di antara raksasa teknologi.
Ada 15 jenis colokan dunia! Indonesia pakai Type C & F, Amerika Type A, Inggris Type G. Kenapa tidak diseragamkan? Simak sejarah dan faktanya di sini.
Sampah mulai mencemari kawasan Jembatan Kabanaran Kulonprogo hingga masuk saluran irigasi. DLH mengingatkan PKL dan pengunjung lebih peduli kebersihan.
Celine Evangelista mengaku telah menikah lagi dengan pria saleh. Ia beralasan mengikuti sifat taghaful dalam Islam, cukup syiarkan ke keluarga dan sahabat terde
Viral! Messi adu mulut dengan wasit di Piala Dunia 2026 dan minta bicara sopan. Argentina tetap menang 3-1 atas Swiss dan melaju ke semifinal.
Marc Marquez menang MotoGP Jerman 2026 di Sachsenring, Alex Marquez crash di lap 10. Ogura dan Fernandez di podium. Simak hasil dan analisisnya.