Vaksin Ebola Bundibugyo Masuk Uji Klinis Fase 1 di Oxford
Universitas Oxford memulai uji klinis fase 1 vaksin Ebola Bundibugyo yang dikembangkan dalam 57 hari sejak wabah dinyatakan.
Mike Tyson vs Jake Paul./JIBI-Netflix
Harianjogja.com, JAKARTA—Setelah kalah dari Jake Paul dalam laga tinjunya, Mike Tyson mengaku tidak menyesal memasuki ring untuk terakhir kalinya pada usia 58 tahun.
Menurutnya, meski kalah, dia justru merasa mendapatkan kemenangan tersendiri. Alasannya, karena dia bertarung seusai menghadapi masalah kesehatan yang dialaminya awal tahun ini yang disebutnya sebagai pengalaman mendekati kematian.
Dalam unggahannya di X pada Sabtu (16/11/2024) sore, dia mengungkapkan bahwa maag yang menyebabkan dia pergi ke rumah sakit, membuatnya hampir meninggal. "Ini adalah salah satu situasi ketika Anda kalah tetapi tetap menang, saya bersyukur untuk tadi malam. Tidak ada penyesalan untuk naik ring untuk terakhir kalinya," tulis Mike dalam akun X resminya.
"Saya hampir mati di bulan Juni. Sempat menjalani 8 kali transfusi darah. Saya kehilangan separuh darah dan berat badan saya di rumah sakit dan harus berjuang agar tetap sehat untuk bertarung, jadi saya menang," tambahnya.
Dia juga mengatakan melihat anak-anaknya menonton dirinya di atas ring dan menyelesaikan 8 ronde dengan petarung berbakat setengah usianya di depan Stadion Dallas Cowboy yang penuh adalah pengalaman yang luar biasa.
Paul berkomentar di bawah pernyataan Tyson dengan mengatakan, "Aku mencintaimu Mike. Itu adalah suatu kehormatan. Kamu adalah inspirasi bagi kami semua."
Selain Paul, unggahan itu juga dikomentari oleh Elon Musk yang menuliskan "Bravo".
Dilansir dari Foxnews, serial dokumenter Netflix menjelang pertarungan antara Paul dan Tyson menampilkan mantan juara dunia kelas berat berusia 58 tahun itu berbicara tentang apa yang terjadi dalam penerbangan dari Miami ke Los Angeles pada akhir Mei.
“Satu setengah minggu yang lalu, saya berlatih dan saya melakukannya dengan baik dan tiba-tiba saya mulai merasa lelah. Saya menjelaskan kepada pelatih saya bahwa saya tidak tahu apa yang salah dengan diri saya. Datang ke sini dari Miami dengan pesawat, saya pergi ke kamar mandi, dan saya muntah darah. Hal berikutnya yang saya tahu, saya tergeletak di lantai," ujarnya dilansir dari Foxnews.
BACA JUGA: Mike Tyson Kembali Naik Ring, Lawan Jake Paul pada 20 Juli 2024
Setelah dilakukan pengujian, diketahui Tyson menderita luka tukak lambung berukuran 2,5 inci yang mengeluarkan darah, sehingga menyebabkan dia mengalami gejala seperti itu. "Saya bertanya kepada dokter, 'Apakah saya akan mati?' dan dia tidak menjawab tidak, tapi dia bilang, 'Tapi kita punya pilihan.' Saat itulah saya merasa gugup." tambahnya.
Tyson akhirnya diizinkan untuk kembali berlatih, di mana dia mengatakan dia perlu mengembalikan berat badannya dan terus membangun daya tahannya. Pertarungan tersebut,
Tyson bertahan dalam delapan ronde, dua menit melawan Paul, yang akhirnya dinyatakan sebagai pemenang dengan keputusan bulat. Paul membungkuk kepada Tyson untuk menghormatinya pada detik terakhir ronde kedelapan, dan kedua petarung tersebut saling berpelukan setelahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Universitas Oxford memulai uji klinis fase 1 vaksin Ebola Bundibugyo yang dikembangkan dalam 57 hari sejak wabah dinyatakan.
Sekolah Rakyat MA 20 Sleman memastikan PWA masih berstatus siswa dan membantah kabar kabur maupun putus sekolah usai kasus celurit.
Krisis migran di perbatasan Spanyol-Maroko menewaskan 67 orang. Gelombang penyeberangan massal diduga dipicu faktor politik dan diplomatik.
Petani di Kapanewon Semin mulai panen tembakau Grompol. Harga daun basah Rp4.500 per kilogram dan tetap dinilai menguntungkan.
Satu bayi kasus penitipan di Pakem masih dirawat BRSPA Dinsos DIY setelah orang tua biologis meminta perpanjangan masa penitipan.
Program Sapa Bantul kembali disalurkan kepada 1.000 KPM melalui warung pangan warga dengan paket sembako bergizi senilai Rp200.000.