Usai Gelombang Tinggi, Bantul Larang Ada Bangunan di Sempadan Pantai
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
PS Tunas Ngaglik U-17 berhasil keluar sebagai juara Piala Soeratin 2024 DIY setelah menang tipis 1-0 atas PS Indonesia Muda U-17 dalam laga final yang digelar Sabtu (30/11/2024) di SSA Bantul. Dok. Ist (email)
Harianjogja.com, JOGJA–Babak final Piala Soeratin DIY digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Sabtu (30/11/2024), PS Tunas Ngaglik U-17 berhasil keluar sebagai juara Piala Soeratin 2024 DIY. Kemenangan tipis 1-0 atas PS Indonesia Muda U-17 mengukuhkan dominasi tim asuhan Anwarudin di kompetisi bergengsi tingkat pelajar ini.
Pada kelompok usia 15 tahun, Jogja Istimewa Football berhasil meraih gelar juara setelah menundukkan PS Indonesia Muda dengan skor 2-1. Sementara itu, di kelompok usia 13 tahun, PSS Sleman U-13 memastikan gelar juara setelah mengalahkan PS Tunas Ngaglik dengan skor 2-1.
Dominasi tim-tim DIY dalam Piala Soeratin 2024 ini menunjukkan bahwa pembinaan sepakbola usia muda di wilayah ini berjalan dengan baik. Ketua Umum Asprov PSSI DIY, Dessy Arfianto, mengapresiasi prestasi para juara dan menekankan pentingnya kompetisi ini sebagai ajang pembinaan.
"Selamat kepada para pemenang! Ini adalah bukti nyata dari kerja keras para pemain, pelatih, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan sepakbola di DIY," ujar Dessy. "Piala Soeratin bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga menjadi batu loncatan bagi para pemain muda untuk mengembangkan potensi mereka,"lanjutnya.
Meskipun berhasil menggelar Piala Soeratin 2024 dengan sukses, Dessy Arfianto mengakui bahwa masih banyak tantangan yang harus dihadapi dalam pembinaan sepakbola usia muda. Salah satu tantangan utama adalah mencari talenta-talenta muda yang berpotensi dan memberikan mereka kesempatan untuk berkembang.
BACA JUGA: Rata-Rata Transaksi Judi Online Anak Muda di Bawah Rp100 Ribu per Hari
"Kami akan terus berupaya untuk meningkatkan kualitas kompetisi Piala Soeratin di tahun-tahun mendatang," tegas Dessy.
"Harapannya, kompetisi ini bisa menjadi ajang yang lebih kompetitif dan menarik bagi para pemain muda, sehingga semakin banyak talenta-talenta baru yang muncul," sambungnya.
Keberhasilan Piala Soeratin 2024 ini juga menjadi bukti bahwa sepakbola usia muda di DIY memiliki potensi yang sangat besar. Dengan dukungan dari semua pihak, diharapkan sepakbola DIY dapat terus berkembang dan melahirkan pemain-pemain berkualitas yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah sepakbola internasional.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dispetaru Kabupaten Bantul menegaskan, pendirian bangunan di sempadan pantai harus mengikuti aturan merespons sejumlah bangunan yang rusak diterjang gelombang
Harga buyback emas Antam hari ini Rp2,505 juta per gram, naik 6,14% sejak awal 2026 namun masih di bawah rekor Januari.
Bagi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pembangunan infrastruktur dalam beberapa tahun terakhir menjadi modal penting untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi
Pembangunan ruas Kretek-Girijati yang dikenal sebagai Kelok 23 ditargetkan selesai pada akhir Agustus 2026. Meski konstruksi segera rampung.
mpatkan kesejahteraan guru sebagai salah satu perhatian pemerintah. Salah satunya melalui pengangkatan guru menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja
Pegadaian bergerak cepat membantu pemulihan pascagempa di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL)