DPD DIY Desak RUU Masyarakat Adat Segera Disahkan, Ini Alasannya
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Trofi Piala Dunia - ist/FIFA
Harianjogja.com, JAKARTA—Badan sepak bola dunia (FIFA) mengumumkan bahwa Arab Saudi terpilih sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034.
Sedangkan Piala Dunia 2030 akan digelar di tiga benua yaitu Maroko (Afrika), Spanyol dan Portugal (Eropa) akan menjadi tuan rumah utama.
BACA JUGA : Cek Fakta: Lagu Indonesia Raya Resmi Jadi Lagu Pembuka di Piala Dunia 2026
Tiga negara dari benua Amerika Selatan yaitu Uruguay, Argentina, dan Paraguay dipastikan menggelar laga pembuka Piala Dunia 2030 sebagai peringatan seratus tahun sejak dimulainya Piala Dunia pertama.
Berdasarkan laporan Sky Sports, pengumuman tuan rumah dua turnamen tersebut dilakukan di Kongres FIFA yang digelar secara virtual pada Rabu (11/12/2024).
Terpilihnya Arab Saudi memang sudah tidak mengejutkan, mengingat mereka adalah satu-satunya negara yang mengajukan tawaran untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2034.
Sementara itu, FIFA belum menentukan kapan jadwal berlangsungnya Piala Dunia 2034. Terpilihnya Arab Saudi sebagai tuan rumah berpotensi mengubah waktu penyelenggaraan turnamen tersebut.
Piala Dunia biasanya berlangsung di musim panas atau bulan Juni hingga Juli. Namun, mengingat Arab Saudi memiliki iklim yang sangat panas, maka turnamen ini berpotensi dipindah ke akhir tahun seperti ketika Piala Dunia 2022 yang digelar di Qatar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.
Lima dosen UPN Jogja disanksi setelah terbukti lakukan pelecehan verbal. Kampus tegaskan komitmen lingkungan bebas kekerasan.
Pemerintah bongkar mafia pangan, dari beras oplosan hingga pupuk palsu. Kerugian rakyat ditaksir puluhan triliun rupiah.