El Nino Mengintai BPBD Bantul Siaga Distribusi Air Bersih
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Penyerang PSIM Jogja Rafinha merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 2024, Kamis (19/12/2024)./Istimewa-PSIM Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Menjamu Bhayangkara FC di laga lanjutan Pegadaian Liga 2 2024-2025 di Stadion Mandala Krida, Kamis (19/12/2024), PSIM Jogja kalah dengan skor 1-2. harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dalam laga yang berlangsung di Stadion Mandala Krida, Kamis (19/12/2024). Laskar Mataram kalah dengan skor tipis 1-2.
Dua gol Bhayangkara dicetak oleh Frengky Missa pada menit ke-20 dan 50. Sedangkan gol balasan PSIM dicetak oleh Rafinha melalui titik putih pada menit ke-44.
Di awal babak pertama, pertandingan berjalan dengan tempo yang cukup tinggi. Kedua tim saling jual beli serangan.
Namun, Bhayangkara FC yang lebih efektif dalam memanfaatkan peluang berhasil unggul lebih dulu. PSIM yang tertinggal berusaha untuk bangkit, tetapi upaya mereka selalu kandas di lini pertahanan lawan.
Pelatih PSIM Jogja, Seto Nurdiyantoro mengakui bahwa kekalahan timnya disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah kondisi fisik pemain yang belum sepenuhnya pulih. "Laga seru tetapi kami banyak evaluasi dari sisi kebugaran jadi salah satu faktor kami kalah," ujar Seto.
Selain itu, Seto juga menyoroti kurangnya kemampuan pemain dalam mengelola emosi. Gol kedua Bhayangkara, menurutnya, berawal dari kesalahan individu akibat kurang fokus. "Pemain kurang maksimal mengelola emosi. Gol kedua berawal dari kesalahan kami, ada pelanggaran dan sesuatu yang lengah dari pemain," ujar dia.
Sementara itu, pelatih Bhayangkara FC, Hanim Sugiarto, merasa puas dengan hasil yang diraih timnya. Dia memuji kerja keras para pemain yang mampu memanfaatkan peluang dengan baik. "Laga sangat menarik, kedua tim bermain dengan maksimal. Kami bersyukur dapat 3 poin dengan peluang yang kami maksimalkan dengan baik," kata Hanim.
Kemenangan ini membawa Bhayangkara FC semakin kokoh di papan atas klasemen sementara. Hanim pun optimistis timnya dapat lolos ke babak 8 besar dan promosi ke Liga 1. Sementara peringkat PSIM melorot ke urutan ketiga dengan torehan 25 poin.
Kekalahan ini tentunya menjadi pukulan bagi PSIM. Seto Nurdiyantoro dipastikan akan mengevaluasi menyeluruh untuk memperbaiki performa timnya. Laskar Mataram masih memiliki dua pertandingan di sisa kompetisi dan mereka harus segera bangkit untuk bisa bersaing di papan atas dan lolos ke babak 8 besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPBD Bantul bersiap hadapi kekeringan dampak El Nino pada Juni 2026. Simak mekanisme bantuan air bersih dan alokasi anggaran tangki air di sini.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Proyek pembangunan Jembatan Kewek Jogja mulai memasuki tahap persiapan teknis. Pembongkaran jembatan lama dijadwalkan bulan depan.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.