Menara Telekomunikasi di Bantul Tembus 300, Minat Investor Menurun
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
PSIM Jogja/Harian Jogja
Harianjogja.com, TEGAL—PSIM Jogja akan bertanding melawan Persekat Tegal dalam lanjutan Liga 2 2024/2025 di Stadion Tri Sanja, Tegal, Jawa Tengah pada Sabtu (3/1/2025) malam. Laga ini sangat penting bagi Laskar Mataram untuk meraih poin penuh guna menyegel tiket melaju ke babak 8 besar.
Pelatih kepala PSIM Jogja, Seto Nurdiyantoro mengungkapkan bahwa timnya telah menjalani persiapan seperti biasa.
Namun, dia mengakui adanya sejumlah kendala yang cukup menghambat persiapan tim menjelang pertandingan. "Persiapan kami sejauh ini berjalan normal. Kami fokus menjaga kebugaran pemain dan juga mengasah taktik. Tetapi ada beberapa kendala yang harus kami hadapi," ungkap Seto, Jumat (3/1/2025).
Salah satu kendala terbesar yang dihadapi PSIM Jogja adalah masalah cedera yang menimpa sejumlah pemain. Hal ini tentu saja sangat mengkhawatirkan karena mengurangi opsi pemain yang dimiliki. "Banyak pemain yang mengalami cedera hampir semua pemain belakang. Ada juga yang akumulasi kartu sehingga pilihan pemain kami menjadi terbatas," tambah Seto.
Bomber asing PSIM Jogja, Rafinha dipastikan absen pada laga nanti. Pemain yang sudah mengoleksi 12 gol dari 14 laga itu dihukum akumulasi kartu kuning. Kondisi ini tentu cukup menyulitkan Laskar Mataram lantaran pemain bernomor punggung 91 itu kerap jadi tumpang utama di sektor depan.
Seto dan para pemainnya dituntut untuk bisa mengatasi segala kendala dan meraih hasil maksimal agar tetap menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya. Pasalnya, dua laga sisa ke depan harus mampu dimaksimalkan jika ingin lolos ke babak selanjutnya.
Sementara itu, di kubu Persekat Tegal, kondisi tim sedikit berbeda. Meski saat ini berada di peringkat ke-7 klasemen sementara, peluang mereka untuk lolos ke babak delapan besar sudah tertutup.
Persekat dipastikan akan melanjutkan perjuangan di babak play-off degradasi. Akan tetapi, bermain di kandang sendiri tentu akan menjadi motivasi tambahan bagi Laskar Ki Gede Sebayu untuk memberikan perlawanan sengit kepada PSIM Jogja.
Apalagi dengan tambahan beberapa pemain baru yang di atas kertas punya kemampuan dan kualitas yang cukup mumpuni.
BACA JUGA: PSIM Jogja Terancam Tanpa Pemain Andalan Hadapi Persekat Tegal
Bagus Prasetyo; Aswandanu Bagason, Arif Budiyono, Iuri, Aurya Maulana; Felipe Ryan, Firmansyah, M. Taufik; M Rafli Ariyanto, Sukarja, Riki Dwi
Pelatih: Putu Gede
Harlan; Rio Hardiawan, Yusaku, Rendra Teddy, M Fariz; Aditya Gigis, Muammar Khadafi; Omid Popalzay; Arlyansyah, Irvan Mofu, Gerryan.
Pelatih: Seto Nurdiyantoro
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
Imam Besar New York Shamsi Ali menyebut Islam di Amerika Serikat justru tumbuh pesat setelah tragedi 9/11 dan Islamofobia meningkat.
Proyek pembangunan Jembatan Kewek Jogja mulai memasuki tahap persiapan teknis. Pembongkaran jembatan lama dijadwalkan bulan depan.
Warga Boyolali menemukan batu diduga stupa dan prasada peninggalan candi Buddha saat membangun jalan menuju kandang ternak.
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.