Pemain PSIM Jogja Jalani MCU, Cek Jantung hingga Riwayat Cedera

Jumali
Jumali Jum'at, 17 Juli 2026 15:17 WIB
Pemain PSIM Jogja Jalani MCU, Cek Jantung hingga Riwayat Cedera

PSIM Jogja/Harian Jogja

Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Jogja mulai mematangkan persiapan menghadapi kompetisi musim 2026/2027. Salah satu agenda awal yang dijalani tim berjuluk Laskar Mataram itu adalah pemeriksaan kesehatan atau medical check-up (MCU) bagi para pemain.

Pemeriksaan berlangsung di Rumah Sakit Bethesda Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), dan diikuti sejumlah pemain yang diproyeksikan memperkuat PSIM pada musim mendatang.

Sebanyak 12 pemain hadir dalam sesi pemeriksaan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Tim medis melakukan serangkaian tes untuk mengetahui kondisi kebugaran dan kesehatan masing-masing pemain sebelum memasuki fase latihan yang lebih intensif.

Dokter tim PSIM Jogja, Muhammad Hovi, mengatakan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk mendapatkan gambaran kondisi fisik para pemain.

“MCU hari ini mulainya pagi jam 07.30 tadi. Untuk yang hadir cukup banyak pemain,” kata Hovi.

Menurut dia, pemeriksaan tidak hanya berfokus pada kondisi fisik saat ini, tetapi juga menelusuri berbagai faktor yang berpotensi memengaruhi performa pemain selama kompetisi berlangsung.

Tes yang dilakukan mencakup pemeriksaan darah, fungsi jantung, hingga evaluasi riwayat kesehatan dan cedera yang pernah dialami pemain.

“Pemeriksaan menyeluruh dilakukan, utamanya cek darah dan jantung. Nanti juga ada pengecekan riwayat kesehatan dan cedera pemain, serta riwayat kesehatan keluarga,” ujarnya.

Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dari tim medis adalah riwayat kesehatan keluarga. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi kemungkinan adanya penyakit bawaan yang dapat memengaruhi performa atlet saat menjalani kompetisi dengan intensitas tinggi.

Menurut Hovi, faktor genetik tertentu dapat berpengaruh terhadap kondisi kesehatan pemain, terutama yang berkaitan dengan penyakit jantung, hipertensi, maupun diabetes.

“Kami juga menekankan tentang riwayat kesehatan keluarga untuk mengantisipasi penyakit bawaan, seperti hipertensi, jantung, ataupun gula. Itu ternyata penting dan berpengaruh bagi atlet. Selain itu juga untuk mengetahui riwayat cedera sebelumnya,” jelasnya.

Pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu tahapan penting dalam persiapan tim profesional. Selain memastikan kondisi fisik pemain, hasil MCU juga dapat membantu tim medis dan pelatih memetakan kebutuhan latihan yang sesuai dengan kondisi masing-masing individu.

Dengan data yang diperoleh dari pemeriksaan tersebut, risiko cedera selama masa persiapan maupun kompetisi dapat ditekan semaksimal mungkin.

Hovi menilai hasil MCU memiliki peran besar dalam mendukung penyusunan program latihan yang lebih efektif dan terukur.

“Kalau bagi saya, hampir 80 sampai 100 persen hasil MCU bisa dijadikan patokan untuk bisa mengetahui performa sang pemain. Oleh karena itu, MCU ini sangat penting untuk bisa membantu tim pelatih menyusun program latihan sebelum liga dimulai,” katanya.

PSIM Jogja saat ini terus melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027. Selain pembentukan skuad dan program latihan, aspek kesehatan pemain menjadi salah satu fokus utama agar tim dapat tampil konsisten sepanjang musim.

Melalui pemeriksaan kesehatan yang komprehensif, PSIM berharap seluruh pemain berada dalam kondisi optimal saat memasuki kompetisi resmi dan mampu memberikan performa terbaik bagi Laskar Mataram di musim mendatang.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online