Jaga Ritme di Jeda Internasional, PSS Sleman Gelar Latihan 11 Lawan 11 dengan Wasit
PSS Sleman menggelar latihan 11 lawan 11 dengan wasit di Stadion Maguwoharjo untuk menjaga ritme permainan selama jeda internasional.
Bek PSS Sleman, Cleberson [tengah]./Istimewa -- PSS Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN -- Tim Medis PSS Sleman terus memberikan penanganan cedera yang dialami Cleberson Martins de Souza dan Hokky Caraka. Menunjukkan perkembangan positif, keduanya berpotensi bisa diturunkan kala PSS bertandang ke markas Borneo FC pada Minggu (2/2/2025).
Cleberson mengalami cedera saat PSS jumpa Persik Kediri di Stadion Brawijaya kontra Persik Kediri, Minggu (19/1/2025) lalu. Cedera yang dialami Cleberson memaksanya harus absen kala Super Elja berhadapan dengan Semen Padang FC.
Dokter Tim PSS Sleman, dr. Lutfi Afifuddin mengungkapkan kondisi Cleberson saat ini menunjukkan perkembangan yang positif. Setelah cedera yang dialami pada pertandingan pekan ke-19 lalu, Cleberson menjalani serangkaian pemeriksaan medis dan terapi untuk memastikan pemulihan yang maksimal.
Palang pintu pertahanan PSS tersebut bahkan dibocorkan Lutfi telah bergabung dalam latihan skuat Super Elja.
"Cleberson tadi sudah bergabung ke dalam latihan. Ada kemungkinan, Ia bisa dimainkan," kata Lutfi usai menjalani rapat dengan tim pelatih, Jumat (31/1/2025) siang di Omah PSS, Sleman.
Meski ada kans Cleberson bisa tampil dalam laga kontra Borneo, Lutfi harus memastikan kondisi sang pemain tak agar mengalami masalah lagi di bagian cederanya.
BACA JUGA: Cepat Beradaptasi, Gelandang PSS Vico Duarte Ingin Beri Kontribusi Maksimal
"Kami harus tetap melihat bagaimana kondisi dia terakhir untuk memastikan dia tidak mengalami masalah apapun lagi," imbuhnya.
Kondisi Hokky Caraka
Lutfi juga membeberkan kondisi terkini dari penyerang muda PSS, Hokky Caraka. Cedera yang menimpa Hokky didapatnya saat pertandingan kandang PSS menjamu Semen Padang di Stadion Sultan Agung Bantul, Minggu (26/1/2025) sore WIB. Pemain asal Ponjong, Gunungkidul tersebut mengalami benturan kepala yang mengharuskan menggunakan perban di kepalanya saat melanjutkan pertandingan.
Diungkapkan Lutfi setidaknya butuh waktu 7-10 hari agar luka robek di kepalanya bisa pulih.
"Mengenai kondisi Hokky pasca benturan kepala, sejauh ini dia dalam kondisi aman. Memang masih dalam kondisi jahitan karena setidaknya butuh 7-10 hari untuk dia bisa benar-benar pulih dari luka robeknya,"
Kendati kepalanya dijahit, Lutfi menjelaskan bila tidak asa indikasi cedera kepala yang dialami Hokky.
"Indikasi cedera kepala sejauh ini tidak ada. Untuk kondisi pemain lain semua dalam kondisi baik dan siap bertanding menghadapi Borneo FC," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman menggelar latihan 11 lawan 11 dengan wasit di Stadion Maguwoharjo untuk menjaga ritme permainan selama jeda internasional.
BK DPRD Bantul menyatakan belum ada laporan pelanggaran berat anggota dewan sepanjang 2024-2026. Pelanggaran masih sebatas administrasi.
MK menilai gugatan syarat administrasi Gibran tidak relevan dan telah melampaui tahapan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024.
Pew Research Center mencatat 10 negara dengan proporsi warga yang tidak berdoa setiap hari. Swedia tertinggi, disusul Hungaria dan Jerman.
Pematangan lahan PSEL Piyungan dimulai Oktober 2026 dan ditargetkan rampung Desember sebelum pembangunan fisik dimulai.
Empat WNI korban pembajakan kapal MT Honour 25 oleh perompak Somalia dipulangkan ke Indonesia melalui Bandara Soekarno-Hatta.