Harga Emas Pegadaian 18 Mei 2026 Stabil, Cek Antam, UBS dan Galeri24
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.
Para pemain PSIM berselebrasi seusai gol ke gawang PSPS, Senin (17/2/2025). - Instagram psimjogja_official
Harianjogja.com, JOGJA—PSIM Yogyakarta memastikan lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia Liga 1 setelah mengalahkan PSPS dengan skor 2-1 di Stadion Mandala Krida Jogja, Senin (17/2/2025). Butuh waktu sekit 17 tahun bagi PSIM untuk mengembalikan posisi tempat duduknya di kasta tertinggi sepak bola di tanah air.
Istilah Warisane Simbah memang sangat populer sebutan bagi PSIM Yogyakarta. Ini tidak lepas dari sejarah PSIM yang menjadi salah satu klub sepak bola tergolong tua di tanah air.
Berdasarkan lama resmi PSIM, PSIM merupakan kepanjangan dari Perserikatan Sepakbola Indonesia Mataram. Klub ini didirikan pada tanggal 5 September 1929, yang pada awal berdirinya bernama Persatuan Sepakraga Mataram atau PSM. Nama Mataram digunakan karena Yogyakarta merupakan pusat pemerintahan kerajaan Mataram (Ngayogyakarta Hadiningrat) saat itu. Kemudian pada tanggal 27 Juli 1930 nama PSM diubah menjadi PSIM seperti yang dikenal sekarang.
Dalam kompetisi Perserikatan, PSIM pernah menjadi juara pada tahun 1932 setelah dalam pertandingan final di Jakarta mengalahkan VIJ Jakarta. Selanjutnya PSIM berkali-kali hanya dapat menduduki peringkat kedua setelah kalah dalam pertandingan final kompetisi Perserikatan pada tahun 1931, 1939, dan 1940.
Pada tanggal 19 April 1930, PSIM bersama dengan VIJ Jakarta (sekarang Persija Jakarta), BIVB Bandung (Persib Bandung), MIVB (PPSM Magelang), MVB (Madiun Putra FC) SIVB (Persebaya Surabaya), dan VVB (Persis Solo), turut membidani kelahiran PSSI dalam pertemuan yang diadakan di Societeit Hadiprojo Yogyakarta.
PSIM dalam pertemuan tersebut diwakili oleh A. Hamid, Daslam Hadiwasito, dan Amir Notopratomo. Setelah melalui berbagai pertemuan akhirnya disepakati berdirinya organisasi induk yang diberi nama Persatuan Sepak bola Seluruh Indonesia (PSSI) pada tahun 1930 dan berkedudukan di Yogyakarta.
Dalam perjalanannya PSIM mampu bertahan dan mewarna hiruk pikuk sepak bola di tanah air. PSIM terakhir kali berada di kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada 2007 silam atau Divisi Utama. PSIM berhasil promosi ke Divisi Utama setelah menjadi juara di Divisi satu pada 2005.
Seharusnya PSIM merasakan kasta tertinggi sepak bola di tanah air pada 2006 silam. Sayangnya saat itu Jogja dilanda gempa dahsyat. Dampaknya pun cukup besar sehingga PSIM tidak bisa mengikuti kompetisi di Divisi Utama. Bersama PSS, PSIM diberikan kebijakan khusus untuk tidak memgikuti kompetisi dan bertahan di Divisi Utama.
Sayangnya pada 2008 PSSI mendirikan ISL yang menjadikan Divisi Utama menjadi kasta kedua di tanah air.
Sejak saat itulah hingga kini terus bertahan di Liga 2 dan baru periode 2024/2025 saat ini bisa naik kasta ke Liga 1.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini 18 Mei 2026 terpantau stabil. Simak daftar lengkap harga jual dan buyback.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.