Puluhan Obat Bahan Alam Tercemar BKO BPOM Ungkap Risiko Serius
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Voli - Ilustrasi
Harianjogja.com, JOGJA—Klub bola voli putri Red Sparks berhasil menaklukkan AI Peppers, 3-0 (27-25 25-17 25-19) dalam lanjutan Liga Voli Korea, Jumat (14/3/2025).
Kemenangan atas AI Peppers, telah membuat tim yang diperkuat oleh atlet voli asal Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi ini kembal ke posisi kedua klasemen sementara Liga Voli Korea dengan raihan 63 poin dari 35 pertandingan.
Megawati sendiri tampil gemilang pada pertandingan kali ini dengan mencetak poin sebesar 61,11 persen.
Kemenangan kali ini sekaligus rekor buruk Red Sparks yang sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun, yakni kalah dari IBK Altos dan Hillstate.
Adapun puncak klasemen tetap dikuasai Pink Spiders yang dipastikan menyabet gelar juara musim reguler. Pink Spiders kukuh di puncak dengan koleksi 78 poin. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh Hillstate dengan 63 poin, disusul IBK Altos dengan 47 poin, AI Peppers di peringkat kelima dengan 35 poin dan di peringkat keenam ada GS Caltex dengan 33 poin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Kecelakaan di Jalan Terong–Mangunan Bantul menewaskan pejalan kaki. Polisi sebut jarak dekat jadi penyebab utama.
KPK memeriksa Plt Bupati Tulungagung dan sejumlah kepala dinas terkait dugaan aliran uang kasus pemerasan Bupati nonaktif.
Motif pembacokan pelajar di depan SMAN 3 Jogja terungkap. Geng Vozter disebut patroli menjaga wilayah usai info tawuran.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan rebound pekan depan didukung fundamental ekonomi Indonesia yang dinilai tetap kuat.
Dinkes Sleman perketat pemisahan jeroan kurban untuk cegah kontaminasi dan risiko penyakit saat Iduladha 2026.