McLaren Tegaskan Tak Takut Kehilangan Piastri dan Norris
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Liga 1 Indonesia/Youtube
Harianjogja.com, JOGJA—Laga panas antara PSIS Semarang dan Semen Padang akan terjadi pada pekan ke-29 Liga 1 2024/25, di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Kamis (17/4/2025) pukul 15.30 WIB. Pasalnya, pertemuan antara kedua kesebelasan tersebut akan menentukan nasib tim mana yang akan bertahan dan mana yang akan degradasi.
PSIS Semarang dan Semen Padang saat ini berada di zona merah. PSIS duduk di posisi ke-16 dengan koleksi 25 poin, sedangkan Semen Padang tepat di bawahnya dengan 22 poin.
Kedua tim sama-sama sedang dalam tren negatif dalam beberapa pertandingan terakhir yang dilewati. PSIS Semarang belum mampu meraih kemenangan dalam delapan laga terakhir.
Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu mencatatkan empat kali imbang dan empat kali kalah dalam delapan pertandingan terakhir. Sementara itu, Semen Padang terakhir kali merasakan kemenangan pada 14 Februari saat menumbangkan Persita 2-0, setelah itu Kabau Sirah imbang dua kali dan kalah tiga kali dalam lima laga terakhir.
Pertemuan terakhir kedua tim pada putaran pertama Liga 1 2024/25 berakhir dengan kemenangan 1-0 untuk PSIS Semarang. Gol bunuh diri dari Mochammad Dicky Indrayana menjadi satu-satunya gol yang tercipta pada laga yang dielar di Stadion Moch Soebroto, Magelang, 1 Desember 2024 lalu.
Pelatih PSIS, Gilbert Agius mengungkapkan bahwa anak asuhnya sudah siap untuk menghadapi Semen Padang pekan ini. Namun, pelatih 51 tahun itu mengungkapkan adanya hambatan dari segi waktu persiapan dan jarak yang cukup jauh.
"Waktu persiapan cukup singkat setelah pertandingan sebelumnya, apalagi penerbangan kali ini cukup panjang dan kemarin tidak ada latihan karena perjalanan, sehingga persiapan cukup singkat dari sebelumnya dan beberapa pemain harus absen," jelas Gilbert Agius, dikutip dari laman Liga Indonesia Baru.
Pelatih Semen Padang, Eduardo Almeida enggan mengibarkan bendera putih meskipun tim asuhannya saat ini tengah terpuruk. Terlebih lagi, Kabau Sirah menelan kekalahan cukup telak dalam tiga laga terakhir, 0-2 kontra PSM Makassar, 1-4 melawan Persib Bandung, dan 0-6 di hadapan Dewa United FC.
"Yang pasti, saya berharap kita bisa berjuang di pertandingan-pertandingan berikutnya," tegas Edurdo Almedia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY pastikan stok hewan kurban aman jelang Iduladha 1447 H, harga terkendali dan inflasi tetap stabil.
Borneo FC hancurkan Malut United 7-1 di laga terakhir Liga 1 2026, namun Persib tetap juara karena unggul head to head.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.