Toto Wolff Kritik Pembalap MotoGP soal Polemik GP Qatar 2026
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting beraksi melawan wakil Denmark Viktor Axelsen pada babak semifinal Hong Kong Open 2024 di Hong Kong Coliseum, Sabtu (14/9/2024)./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Comeback berakhir pahit dialami oleh Antony Ginting di ajang Japan Open 2025, Rabu (16/7/2025). Tunggal putra Indonesia tersebut langsung rontok usai kalah 13-21, 19-21 dari wakil tuan rumah Kodai Naraoka di babak 32 Besar Japan Open 2025 di Tokyo Metropolitan Gymnasium.
BACA JUGA: Jonatan Christie Langsung Angkat Koper dari Japan Open 2025
Ginting memulai laga dengan baik ketika ia berhasil memimpin 3-1 atas Naraoka. Namun setelah itu Naraoka bisa bangkit dan menyamakan kedudukan. Skor imbang kemudian terjadi dari angka 3-3 hingga akhirnya, Naraoka berhasil memenangkan gim pertama dengan skor 21-13.
Masuk gim kedua, Ginting mencoba bangkit. Namun, beberapa kali upayanya selalu kandas. Smes yang dilancarkan Ginting berhasil ditepis oleh Naraoka. Naraoka pun langsung menyelesaikan gim kedua dengan kemenangan 21-19.
Japan Open 2025 ini sendiri bagi Ginting merupakan turnamen pertama sejak ia pulih dari cedera. Ginting mengalami cedera bahu dan sudah absen sejak bulan Januari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toto Wolff mengkritik sikap pembalap MotoGP terkait GP Qatar 2026 dan mendukung keputusan manajemen kejuaraan melanjutkan balapan.
Mentan Amran menerima 340 aduan dugaan penyimpangan pertanian dalam dua minggu, mulai dari beras, pupuk, alsintan hingga cetak sawah.
Kemenhub menyiapkan pemeriksaan awal kecelakaan helikopter pemadam karhutla di Sungai Barito. Satu personel masih dalam pencarian.
SR Terintegrasi 1 Kulonprogo kini terhubung dengan jaringan PDAM Bendung Kamijoro setelah berbulan-bulan mengandalkan pasokan air truk tangki.
Presiden Israel menunjuk Gadi Eisenkot untuk membentuk pemerintahan baru setelah koalisi Benjamin Netanyahu gagal meraih mayoritas parlemen.
Yuliana Winata, ibunda pendiri Artha Graha Network Tomy Winata, meninggal dunia pada Sabtu (7/11/2026).