Toyota Masih Jadi Merek Otomotif Termahal, Nilainya Turun 19,9 Persen
Toyota mempertahankan posisi sebagai merek otomotif paling bernilai dunia pada 2026. Namun, nilai mereknya turun 19,9% menjadi US$59,5 miliar.
Pebalap Motogp Marc Marquez (kiri). /Instagram.
Harianjogja.com, JOGJA—Bos Mercedes AMG Petronas Formula 1, Toto Wolff, melontarkan kritik terhadap sikap sejumlah pembalap MotoGP yang sempat menolak tampil dalam Grand Prix (GP) Qatar 2026. Ia menilai pembalap tidak seharusnya menggunakan perhatian media untuk menyampaikan pandangan mengenai situasi geopolitik yang belum tentu mereka pahami secara menyeluruh.
Pernyataan Wolff muncul ketika polemik keselamatan penyelenggaraan GP Qatar masih menjadi perhatian dunia balap. Sebanyak 19 dari 22 pembalap MotoGP dilaporkan menandatangani surat yang meminta pengelola kejuaraan bertanggung jawab penuh atas risiko keselamatan atau membatalkan balapan.
Meski demikian, MotoGP tetap melanjutkan seri Qatar yang berlangsung pada 6–8 November 2026 di Sirkuit Internasional Lusail. Reuters mengungkapkan, keputusan tersebut diambil setelah pengelola kejuaraan berkonsultasi dengan otoritas Qatar, pihak sirkuit, serta penasihat keselamatan independen.
Di tengah polemik itu, Yamaha memutuskan tidak mengirimkan dua timnya ke Qatar. Kebijakan tersebut berdampak pada empat pembalap yang seharusnya tampil, yakni Fabio Quartararo, Alex Rins, Jack Miller, dan Augusto Fernandez.
Yamaha menyebut keputusan itu didasarkan pada kebijakan pembatasan perjalanan yang berlaku di lingkungan perusahaan. Sementara itu, MotoGP menyatakan keputusan tersebut memiliki konsekuensi kontraktual dan dapat berimbas pada aspek olahraga sesuai regulasi kejuaraan.
Wolff menyampaikan pandangannya ketika berada di sela-sela GP Brasil Formula 1 2026. Ia mendukung pendekatan yang diambil pimpinan F1 dan Federasi Otomotif Internasional (FIA) dalam menentukan kelanjutan balapan di kawasan Timur Tengah.
F1 sendiri masih menjadwalkan GP Qatar pada akhir November dan GP Abu Dhabi pada awal Desember 2026. Namun, penyelenggara telah menyiapkan Imola sebagai opsi cadangan apabila kondisi keamanan mengharuskan perubahan kalender.
Menurut Wolff, keputusan mengenai penyelenggaraan balapan harus mengacu pada panduan internasional, pembatasan perjalanan, kondisi penerbangan, serta peringatan dari pemerintah setempat.
"Stefano (Domenicali) dan Mohammed (Ben Sulayem) sudah sangat jelas menyikapi situasi ini, bahwa Formula 1 selalu mengikuti panduan internasional, baik terkait pembatasan perjalanan, pembatalan penerbangan, maupun peringatan dari pemerintah lokal," kata Wolff di sela-sela F1 GP Brasil 2026, dikutip dari Crash.
Ia menilai masukan pemerintah setempat perlu menjadi salah satu acuan utama sebelum penyelenggara mengambil keputusan. Wolff juga menyindir pembalap yang menurutnya berbicara mengenai persoalan geopolitik tanpa memiliki pemahaman memadai.
"Menurut saya, masukan dari pemerintah setempat itulah yang harus menjadi acuan utama. Saya mendukung penuh langkah tersebut. Jika para pembalap yang geopolitik saja tidak tahu apa-apa mendadak angkat bicara hanya karena punya panggung media, itu cuma buat mencari perhatian," sentil Wolff.
Selain mendukung pendekatan F1 dan FIA, Wolff juga menyatakan persetujuannya terhadap sikap manajemen MotoGP dalam menghadapi polemik GP Qatar.
Menurutnya, keputusan untuk mengikuti atau tidak mengikuti sebuah balapan merupakan hak masing-masing individu. Namun, ia menilai keputusan pribadi tersebut tidak perlu berkembang menjadi tekanan kolektif terhadap penyelenggara kejuaraan.
"Saya akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan manajemen MotoGP. Jika Anda ingin membalap, silakan berangkat. Jika tidak ingin, ya jangan pergi, sesederhana itu. Setiap orang berhak mengambil keputusan pribadi dan saya menghormatinya," ujar pria asal Austria tersebut.
Polemik ini juga menjadi perhatian karena keputusan Yamaha berpotensi menimbulkan konsekuensi berdasarkan perjanjian dengan pengelola kejuaraan. MotoGP sebelumnya menyatakan penarikan diri Yamaha membawa implikasi kontraktual, sedangkan konsekuensi olahraga akan ditangani Federasi Balap Motor Internasional (FIM) sesuai regulasi.
Di lingkungan Mercedes, Wolff mengatakan belum ada anggota tim yang menyampaikan keberatan untuk melakukan perjalanan ke Timur Tengah. Meski mendukung keputusan pimpinan F1, ia memastikan kebijakan tersebut tidak berarti semua staf harus mengikuti perjalanan apabila merasa tidak aman.
Wolff menyadari setiap anggota tim memiliki pertimbangan pribadi terkait keselamatan. Karena itu, ia menyatakan akan menghormati apabila ada staf yang memilih tidak bepergian.
"Jika ada seseorang yang merasa tidak nyaman untuk bepergian, saya akan selalu menghormati keputusan tersebut dan mungkin itu menjadi kesempatan bagi orang lain. Hal itu sama sekali tidak akan memengaruhi hubungan kerja kami," pungkasnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa Wolff membedakan keputusan individu untuk bepergian dengan sikap kolektif pembalap yang menekan pengelola kejuaraan. Di tengah ketidakpastian situasi Timur Tengah, F1 dan MotoGP tetap menghadapi tantangan untuk memastikan keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan balapan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Toyota mempertahankan posisi sebagai merek otomotif paling bernilai dunia pada 2026. Namun, nilai mereknya turun 19,9% menjadi US$59,5 miliar.
UU 27/2026 mengatur hak pekerja yang terkena PHK akibat perusahaan tutup. Simak perbedaan pesangon dan penghargaan masa kerja.
Persijap Jepara menjamu Garudayaksa FC pada pekan kesembilan Super League. Laskar Kalinyamat memburu kemenangan perdana musim ini.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengintegrasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Dokter Spesialis Keliling (Speling) untuk memperluas akses layanan
OpenAI menghadirkan Images 2.6 yang memungkinkan ChatGPT mengubah gambar atau foto menjadi GIF animasi pendek.
Bahlil Lahadalia membantah tudingan terlibat penyadapan Prabowo dan mengancam somasi 3x24 jam kepada pihak yang mencatut namanya.