Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Foto ilustrasi. PSSI menguji coba VAR./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Pertandingan babak Final Piala AFF U-23 atau ASEAN Championship U-23, antara Indonesia dan Vietnam, dipastikan bakal menggunakan video assistant referee (VAR).
Pelatih tim nasional U-23 Indonesia, Gerald Vanenburg, menyambut baik hal ini. Pertandingan Indonesia vs Vietnam akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (29/7/2025).
Menurutnya, keberadaan teknologi itu akan membantu menjaga sportivitas pertandingan. “VAR besok tentu itu hal yang luar biasa, tetapi sebenarnya VAR harusnya sudah dipakai di laga-laga sebelumnya, karena banyak kejadian juga di laga sebelumnya yang harusnya ada bantuan dari VAR ,” kata Vanenburg.
Terkait dengan kondisi pemain, Vanenburg memastikan akan menurunkan pemain yang benar-benar bugar untuk laga puncak.
Ia menyebut striker Jens Raven, gelandang Toni Firmansyah, dan bek Arkhan Fikri dalam kondisi baik. Namun, ia akan tetap berhati-hati, terutama terhadap Arkhan yang baru pulih dari cedera.
BACA JUGA: Keju Sumber Protein, Mendukung Kesehatan Pencernaan
“Para pemain dalam kondisi oke, ketiganya, bahkan Arkhan secara spesifik sudah sangat baik, tapi saya harus berhati-hati dengan dia, apalagi Arkhan juga masih punya masa depan ” ujar pelatih asal Belanda itu.
Indonesia akan menghadapi Vietnam, Selasa (29/7/2025), pada laga yang disebut-sebut sebagai final ideal.
Kedua tim sama-sama tampil konsisten sepanjang turnamen. Indonesia berhak melaju ke final setelah menang adu penalti 7-6 atas Thailand pada semifinal, sedangkan Vietnam lolos ke final berkat kemenangan 2-1 atas Filipina.
Indonesia juga mengusung misi balas dendam, setelah kalah di final Piala AFF U-23 (nama lama ASEAN U-23 Championship) edisi sebelumnya, yakni 2023.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.