Start 22 Juni, Pasar Kangen TBY 2026 Suguhkan 300 Gerai Tempo Dulu
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
Klub anggar Fleur de Lotus Fencing Club (FFC) Jogja mengirim tiga atletnya untuk mewakili DIY di ajang Kejurnas Anggar Antarpelajar 2025 di Bitung, Sulawesi Utara. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Klub anggar Fleur de Lotus Fencing Club (FFC) Jogja mengirim tiga atletnya untuk mewakili DIY di ajang Kejurnas Anggar Antarpelajar 2025 di Bitung, Sulawesi Utara pada 3-5 Agustus 2025.
Mereka yang akan bertanding di Bitung yakni Ramadhanihusayn Abisatyaveda Kurniawan yang merupakan pelajar Kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Godean Sleman, lalu Alden Samuel Mahardita, pelajar Kelas X SMA Budi Utama Jogja; dan Greta Stefani Mahardita, pelajar Kelas IX SMPK Kalam Kudus Jogja.
Ketiganya dilepas secara resmi di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) oleh Binpres Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (Ikasi) DIY Novi Resmi Ningrum, Humas Ikasi DIY Dina Nurmaladewi dan pelatih Faidillah Kurniawan yang juga merupakan Sekretaris Umum Ikasi DIY.
Faidillah mengungkapkan kejurnas di Bitung jadi bagian dari proses seleksi nasional (seleknas) yang digelar Pengurus Besar Ikasi sebagai langkah awal menuju Junior and Cadet Asian Fencing Championship 2026 di Jakarta.
“Dengan semangat penuh, ketiga atlet muda DIY ini membawa harapan besar. Bukan hanya bagi klub dan sekolah masing-masing tetapi juga bagi masa depan olahraga anggar di Jogja,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (3/8/2025).
Novi mengapresiasi kiprah atlet muda yang membawa nama DIY ke ajang nasional. Ketiga atlet potensial itu layak mewakili DIY karena menunjukkan kualitas teknik, semangat belajar dan komitmen tinggi.
“Semoga mereka bisa membawa hasil terbaik untuk dibawa pulang, sekaligus menjadi inspirasi bagi atlet-atlet anggar lainnya di DIY,” ucapnya.
Dalam pesannya, Ketua Umum Ikasi DIY Tommy Susanto meminta ketiga atlet itu untuk bertanding dengan penuh semangat, dedikasi dan jiwa sportivitas.
“Gunakan setiap kesempatan di arena sebagai pembuktian atas kerja keras para atlet selama ini. Semoga membawa pulang prestasi membanggakan untuk sekolah, klub dan daerah tercinta,” paparnya.
Pendiri dan pemilik FFC Jogja, Arnita, mengatakan ketiga atlet itu bukan hanya berprestasi di arena latihan melainkan juga menunjukkan karakter, konsistensi dan mental juang yang layak diapresiasi.
“FFC berkomitmen penuh memberikan dukungan terbaik. Tidak hanya secara teknis, tetapi juga mental dan moral. Karena bagi kami, kemenangan bukan hanya soal medali tetapi tentang membentuk generasi tangguh yang siap bersaing secara sehat dan bermartabat,” katanya,
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta 2026 akan dimulai pada 22 Juni sampai 28 Juni 2026 dengan menyuguhkan sedikitnya 300 gerai kuliner tradisional dan kerajina
Persib Bandung unggul 1-0 atas Arema FC di babak pertama Piala Presiden 2026. Gol Uilliam Baros di menit ke-24 dari assist Berguinho.
Sulit membayangkan bahwa beberapa dekade lalu, desa ini masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan dan informasi. Perubahan tersebut justru berawal dari ses
Pengadilan Korsel vonis bos SK Group bayar Rp 11 triliun ke mantan istri. Kasus ini disebut "perceraian abad ini" dan guncang dunia bisnis.
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Fajar/Fikri lolos ke final China Open 2026 usai kalahkan Liang/Wang 21-19 di rubber game. Ini final kedua beruntun setelah Japan Open