Berbekal Asian Cadet Junior, Alden Kejar Podium Anggar Internasional
Atlet muda anggar DIY Alden Samuel Mahardita siap mengejar target naik podium ajang anggar internasional.
Tiga atlet anggar FFC Jogja yang merebut tiga medali di ajang Kejurnas Antarpelajar Anggar 2025 di Bitung, Sulawesi Utara. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, BITUNG—Fleur de Lotus Fencing Club (FFC) kembali membuktikan diri jadi klub anggar di DIY yang konsisten melahirkan atlet-atlet tangguh dan berprestasi.
Kali ini dalam Kejuaraan Nasional Antarpelajar Anggar 2025 yang berlangsung di Gor Dua Sudara, Kota Bitung, Sulawesi Utara pada 3–5 Agustus 2025, tiga atlet muda FFC sukses membawa pulang satu medali perak dan dua medali perunggu untuk DIY.
Mereka yang merebut medali yakni Ramadhanihusayn Abisatyaveda Kurniawan (murid SMP Muhammadiyah 1 Godean) dengan medali perak nomor Foil Putra, kemudian Greta Stefani Mahardita (murid SMPK Kalam Kudus) dengan medali perunggu Epee Putri dan Alden Samuel Mahardita (murid SMA Budi Utama) dengan medali perunggu Epee Putra.
Pelatih kepala FFC Faidillah Kurniawan mengatakan Kejurnas Antarpelajar Anggar 2025 merupakan ajang bergengsi yang diikuti 188 atlet pelajar dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dan berasal dari 15 provinsi.
“Raihan medali jadi bukti nyata kualitas pembinaan FFC. Para atlet terbiasa mengikuti kejuaraan-kejuaraan sehingga mental juangnya tetus terlatih menghadapi tekanan pertandingan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (10/8/2025).
Faidillah mengaku capaian ketiga atletnya cukup mengejutkan mengingat ketiganya dalam kondisi belum fit setelah sepekan sebelumnya baru saja mengikuti kejuaraan besar.
“Namun, tekad mereka [Ramadhanihusayn, Greta dan Alden] untuk berjuang mengalahkan rasa lelah dan cedera ringan sangat luar biasa. Saya salut dengan mental juang mereka,” ujarnya.
Pendiri sekaligus pemilik FFC, Arnita, mengapresiasi pencapaian ketiga atletnya. Harapannya, keberhasilan Ramadhanihusayn, Greta dan Alden bisa menjadi pemicu semangat bagi seluruh atlet FFC untuk terus berlatih dan mengukir prestasi.
“Dari FFC untuk DIY dan Indonesia,” ungkapnya. Dengan pencapaian ini, Arnita menyatakan FFC di bawah naungan Pengprov Ikasi DIY yang diketuai Tommy Susanto sekali lagi bisa menunjukkan dedikasi, disiplin dan pembinaan yang tepat.
Pembinaan yang selama ini terus dilakukan dinilai mampu melahirkan generasi atlet bermental juara yang siap mengharumkan nama daerah dan bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prediksi PSG vs Aston Villa di Piala Super Eropa 2026, lengkap dengan head to head, susunan pemain, dan peluang kedua tim.
Transformasi TelkomGroup Mulai Tunjukkan Hasil, InfraNexia Catat Kinerja Positif Perkuat Infrastruktur Digital Nasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta dugaan penistaan agama di festival musik Ancol diproses hukum.
Program beasiswa santri dan pengasuh pondok pesantren tahun 2026 yang digulirkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, membuka peluang dan harapan
Produksi perikanan budi daya Gunungkidul mencapai 7.119 ton hingga Juni 2026. Lele mendominasi dengan produksi lebih dari 6.168 ton.