Sabet 8 Medali Kejurnas, 5 Atlet Anggar Sleman Siap ke Pentas Asia
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Tiga atlet anggar FFC Jogja yang merebut tiga medali di ajang Kejurnas Antarpelajar Anggar 2025 di Bitung, Sulawesi Utara. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, BITUNG—Fleur de Lotus Fencing Club (FFC) kembali membuktikan diri jadi klub anggar di DIY yang konsisten melahirkan atlet-atlet tangguh dan berprestasi.
Kali ini dalam Kejuaraan Nasional Antarpelajar Anggar 2025 yang berlangsung di Gor Dua Sudara, Kota Bitung, Sulawesi Utara pada 3–5 Agustus 2025, tiga atlet muda FFC sukses membawa pulang satu medali perak dan dua medali perunggu untuk DIY.
Mereka yang merebut medali yakni Ramadhanihusayn Abisatyaveda Kurniawan (murid SMP Muhammadiyah 1 Godean) dengan medali perak nomor Foil Putra, kemudian Greta Stefani Mahardita (murid SMPK Kalam Kudus) dengan medali perunggu Epee Putri dan Alden Samuel Mahardita (murid SMA Budi Utama) dengan medali perunggu Epee Putra.
Pelatih kepala FFC Faidillah Kurniawan mengatakan Kejurnas Antarpelajar Anggar 2025 merupakan ajang bergengsi yang diikuti 188 atlet pelajar dari jenjang sekolah dasar hingga sekolah menengah atas dan berasal dari 15 provinsi.
“Raihan medali jadi bukti nyata kualitas pembinaan FFC. Para atlet terbiasa mengikuti kejuaraan-kejuaraan sehingga mental juangnya tetus terlatih menghadapi tekanan pertandingan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, Minggu (10/8/2025).
Faidillah mengaku capaian ketiga atletnya cukup mengejutkan mengingat ketiganya dalam kondisi belum fit setelah sepekan sebelumnya baru saja mengikuti kejuaraan besar.
“Namun, tekad mereka [Ramadhanihusayn, Greta dan Alden] untuk berjuang mengalahkan rasa lelah dan cedera ringan sangat luar biasa. Saya salut dengan mental juang mereka,” ujarnya.
Pendiri sekaligus pemilik FFC, Arnita, mengapresiasi pencapaian ketiga atletnya. Harapannya, keberhasilan Ramadhanihusayn, Greta dan Alden bisa menjadi pemicu semangat bagi seluruh atlet FFC untuk terus berlatih dan mengukir prestasi.
“Dari FFC untuk DIY dan Indonesia,” ungkapnya. Dengan pencapaian ini, Arnita menyatakan FFC di bawah naungan Pengprov Ikasi DIY yang diketuai Tommy Susanto sekali lagi bisa menunjukkan dedikasi, disiplin dan pembinaan yang tepat.
Pembinaan yang selama ini terus dilakukan dinilai mampu melahirkan generasi atlet bermental juara yang siap mengharumkan nama daerah dan bangsa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Kemkomdigi memblokir 3,45 juta situs judi online sejak Oktober 2024. Perputaran dana judol 2025 tercatat Rp286 triliun.
Pratama Arhan memperkenalkan Inka Andestha sebagai kekasih barunya lewat unggahan romantis di Instagram usai resmi bercerai dari Azizah Salsha.
Sony resmi membawa PS5 Pro ke Indonesia mulai 20 Mei 2026 dengan harga Rp15,499 juta. Ini spesifikasi, fitur AI, dan peningkatannya.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fitur Instants Instagram bikin banyak pengguna salah kirim foto. Berikut cara menonaktifkan dan membatalkan Instants agar privasi tetap aman.