Berbekal Asian Cadet Junior, Alden Kejar Podium Anggar Internasional
Atlet muda anggar DIY Alden Samuel Mahardita siap mengejar target naik podium ajang anggar internasional.
Atlet anggar Fleur de Lotus Fencing Club. - Harian Jogja/Ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Berbekal delapan medali di dua kejurnas anggar yang diadakan PB Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (PB Ikasi) 2025, lima atlet Sleman siap menuju ke pentas Asia.
Manajer Fleur de Lotus Fencing Club Arnita Susanti mengungkapkan lima atlet yang berasal dari klubnya itu menjadi prestasi luar biasa. Tidak hanya mengharumkan nama Sleman dan DIY tetapi juga membuktikan kualitas pembinaan atlet pelajar muda di daerah tersebut.
“Hal itu sekaligus mengokohkan posisi kelima atlet sebagai calon-calon tim nasional yang akan berlaga di Kejuaraan Asia Junior and Cadet di Jakarta pada 2026,” ungkapnya, Sabtu (6/12/2025).
Para pelajar yang dibina secara intensif di Fleur de Lotus Fencing Club ini menunjukkan dominasi mereka di Kejurnas Antar Pelajar di Manado dan Kejurnas di Palu.
Sebanyak dua atlet secara konsisten berhasil mempertahankan perolehan medali mereka di kedua ajang tersebut, yakni Alden Samuel Mahardita (SMA Budi Utama) dan Ramadhanihusyan Abisatyaveda Kurniawan (SMP Muhammadiyah 1 Godean):
Alden sukses meraih medali perunggu di Manado lalu melesat meraih medali emas di Kejurnas Palu. Untuk Ramadhanihusyan menunjukkan konsistensi di papan atas dengan perolehan medali perak di Manado dan medali perunggu di Palu.
Kekuatan tim pelajar Sleman semakin terlihat di Kejurnas Palu ketika tiga atlet lainnya turut menyumbangkan medali, termasuk dua medali emas tambahan.
Ivana Adelia Celestyn (Vocational High School Culinary Budi Mulia Dua) menyabet dua medali emas sekaligus di Kejurnas Palu, Christover Oktura Surya Wijaya (SMA Kolese De Brito) menyumbang medali perunggu dan Kinara Rafathiya Aila (PKBM Bina Karya Sunan Pandanaran) turut menyumbangkan medali perunggu.
Arnita mengatakan keberhasilan ini tak lepas dari pembinaan yang intensif di Fleur de Lotus Fencing Club, yang dikenal sebagai salah satu klub anggar profesional di DIY yang fokus pada pembinaan bakat muda.
Para atlet berlatih di bawah pembinaan tim pelatih Faidillah Kurniawan, M. Hanif Fawwaza, Martha Hertieningrum dan pelatih mental Novi Resmi Ningrum.
Fadilah mengaku dukungan penuh dari Pengprov Ikasi DIY juga menjadi amunisi utama yang memastikan para atlet pelajar ini dapat fokus dan meraih prestasi terbaik di tingkat nasional.
“Dengan torehan medali ini, kelima pelajar Sleman tersebut layak menjadi bagian dari kontingen atlet muda yang akan membawa nama Indonesia di kancah anggar Asia,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkab Temanggung mulai menyalurkan Balinkes bagi warga kurang mampu. Bantuan maksimal Rp2,4 juta setahun untuk layanan kesehatan.
Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Yogyakarta secara resmi membuka penyaluran Program Bantuan Pangan (Banpang) Beras untuk alokasi Juli, Agustus, dan September
DPRD Sleman menargetkan penghasilan PPPK, termasuk paruh waktu, dapat mencapai UMR pada 2027. Sebagian tenaga pendidik masih di bawah UMK.
Danantara menggarap 26 proyek hilirisasi senilai Rp225 triliun yang diproyeksikan menyerap 37.833 tenaga kerja langsung.
Karhutla di kawasan Gunung Bromo berdampak pada 899,35 hektare. Tim gabungan mengerahkan dua helikopter untuk water bombing.