5 Teknik Mengemudi Defensif agar Lebih Aman di Jalan Raya
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Marc Marquez menjadi pembalap tercepat pada sesi practice di Sirkuit Red Bull Ring, Spielberg, Austria, Jumat (15/8/2025). (MotoGP)
Harianjogja.com, JOGJA— Marc Marquez gagal mendulang poin di sprint race MotoGP San Marino, Italia 2025, Sabtu (13/9/2025) malam, setelah mengalami low side di lap keenam tikungan ke-15. Marquez jatuh saat sedang memimpin balapan. Padahal di lap keenam dia baru menyalip Marco Bezzecchi yang memimpin sejak awal lomba.
Marquez menyebut kecelakaan yang dialaminya sebagai hal yang "biasa terjadi" di Sirkuit Misano Marco Simoncelli tersebut.
BACA JUGA: 1,9 Juta Kendaraan Ford Ditarik Ulang
"Saya terlalu memaksa dan sedikit melebar di Tikungan 15. Ini adalah tipe kecelakaan yang khas di Misano," kata Marquez dikutip dari Crash, Minggu (15/9/2025).
"Tidak ada yang sempurna. Saya banyak mengambil risiko di Sprint musim ini dan semuanya berjalan sukses. Sejak Austria tahun lalu, saya tidak melakukan kesalahan di sprint," katanya.
"Tapi kejadian seperti ini bisa saja terjadi, dan hari ini adalah harinya. Saya sudah melakukan hal tersulit, yaitu memimpin balapan," ujar Marquez.
Pebalap asal Spanyol itu mengatakan, alasan lain dia mengalami low side ialah karena suhu ban belakang terlalu panas.
Pebalap Spanyol dari Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, menyapa di podium setelah Grand Prix MotoGP Austria di trek balap Red Bull Ring di Spielberg, Austria, pada 17 Agustus 2025.
"Tapi mungkin saya kurang memperhatikan suhu ban belakang yang masih terlalu panas karena baru saja menyalip Bezzecchi," ujarnya.
Marquez juga mengatakan bahwa ia lebih nyaman menggunakan ban belakang medium ketimbang soft, yang sempat membuatnya kesulitan saat kualifikasi.
"Dengan ban soft, saya sedikit kesulitan karena mendorong bagian depan motor," ujarnya.
"Di kualifikasi saya juga mengalami kesulitan dengan hal itu. Tapi dengan ban medium, saya merasa lebih nyaman dan stabil," kata Marquez.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenali lima teknik mengemudi defensif, mulai dari menjaga jarak aman hingga menghindari titik buta, untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.