Veda Ega Pratama Pole Moto3 Australia 2026, Siapa Pesaingnya?

Jumali
Jumali Sabtu, 24 Oktober 2026 17:07 WIB
Veda Ega Pratama Pole Moto3 Australia 2026, Siapa Pesaingnya?

Veda Ega Pratama /Instagram

Harianjogja.com, JOGJA— Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berpeluang mencetak sejarah dengan meraih podium Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island, Minggu (25/10/2026). Pebalap Honda Team Asia itu memiliki modal penting setelah merebut pole position untuk pertama kalinya di kelas Moto3, tetapi tujuh rivalnya siap memberikan persaingan ketat dalam balapan utama.

Veda mencatatkan waktu tercepat 1 menit 35,299 detik pada sesi kualifikasi, Sabtu (24/10/2026). Ia unggul tipis 0,021 detik atas Maximo Quiles yang menempati posisi kedua, sedangkan pembalap tuan rumah Joel Kelso berada di urutan ketiga dengan selisih 0,067 detik.

Hasil tersebut menempatkan Veda di posisi start terdepan. Kesempatan itu diraih setelah persaingan ketat pada putaran terakhir, ketika sejumlah pembalap mengalami insiden di lintasan. Veda mampu menghindari mereka dan menyelesaikan lap penentu dengan catatan waktu terbaik.

"Saya senang bisa mendapatkan pole position. Di lap terakhir momennya pas walaupun ada beberapa riders yang terjatuh, dan saya bisa menghindarinya dan bisa pole position untuk pertama kalinya selama gelaran Moto3," ujar Veda Ega Pratama dalam pernyataan yang diunggah ulang akun @mandalikaracingseries, Sabtu (24/10/2026).

Veda Ega Pratama Waspadai Cuaca Phillip Island

Meski akan memulai balapan dari posisi terdepan, Veda belum bisa memastikan kondisi yang akan dihadapinya saat balapan berlangsung. Cuaca di Phillip Island menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan karena kondisi lintasan dapat berubah dari basah menjadi kering, atau sebaliknya.

Pengalaman pada sesi latihan bebas kedua (FP2) menjadi bekal bagi Veda untuk menghadapi kemungkinan tersebut. Ia menyebut kondisi trek saat sesi latihan itu cukup basah, tetapi hasil yang diperoleh masih sesuai harapan tim.

"Saya percaya diri buat besok, tetapi kita belum tahu cuacanya besok seperti apa, cuma saya siap untuk menjalani kedua kondisi seperti ini apalagi tadi pagi di FP2 lumayan basah treknya dan hasilnya cukup bagus dan sesuai harapan kami. Jadi, kita lihat besok," katanya.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Veda mempersiapkan diri untuk menghadapi dua kemungkinan kondisi lintasan. Selain mempertahankan kecepatan, kemampuan membaca situasi dan menjaga konsistensi sepanjang balapan akan menjadi bagian penting dalam upayanya bersaing di barisan depan.

Maximo Quiles dan Joel Kelso Siap Memberi Tekanan

Maximo Quiles menjadi pesaing terdekat Veda setelah mengakhiri kualifikasi di posisi kedua. Selisih waktu hanya 0,021 detik memperlihatkan betapa ketat persaingan di barisan terdepan menjelang balapan Moto3 Australia 2026.

Joel Kelso juga menjadi ancaman yang patut diperhitungkan. Pembalap tuan rumah itu menempati posisi ketiga dan berpeluang memanfaatkan pengalamannya di Sirkuit Phillip Island untuk bersaing di depan pendukung sendiri.

Dua pembalap lain yang melengkapi lima besar kualifikasi adalah Joel Esteban dan Eddie O'Shea. Esteban berada di posisi keempat dengan selisih 0,077 detik dari Veda, sedangkan O'Shea menempati urutan kelima dengan selisih 0,148 detik.

Kedekatan catatan waktu para pembalap tersebut membuat persaingan di awal balapan berpotensi berlangsung ketat. Bagi Veda, posisi start terdepan menjadi kesempatan untuk mengendalikan jalannya lomba, meskipun hasil akhir tetap ditentukan oleh performa sepanjang balapan.

David Almansa, Brian Uriarte, dan Alvaro Carpe Juga Perlu Diwaspadai

David Almansa menjadi nama lain yang patut diperhatikan. Ia mengalami insiden pada sesi kualifikasi Moto3 Australia, tetapi tetap memiliki peluang bersaing dalam balapan. Berdasarkan hasil kualifikasi, Almansa berada di posisi ke-11.

Brian Uriarte juga berpotensi memberikan perlawanan. Meski berstatus rookie di Moto3, pembalap tersebut telah menunjukkan daya saing sepanjang musim. Sementara itu, Alvaro Carpe dari KTM memiliki pengalaman di kejuaraan dunia Moto3 yang dapat menjadi bekal menghadapi tekanan balapan dan perubahan kondisi lintasan.

Dengan demikian, tantangan Veda tidak hanya datang dari dua pembalap yang berada tepat di belakangnya saat start. Persaingan juga dapat berkembang sepanjang lomba, terutama jika kondisi cuaca berubah atau terjadi insiden di lintasan.

Pole position menjadi modal berharga bagi Veda Ega Pratama untuk memburu podium Moto3 Australia 2026. Namun, start yang baik, konsistensi menjaga posisi, strategi balapan, dan kemampuan beradaptasi dengan cuaca akan menjadi faktor penting dalam menghadapi para rivalnya di Sirkuit Phillip Island pada Minggu (25/10/2026).

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online