Didakwa Suap ASN Kemenhub, PT KA Properti Jalani Sidang Tuntutan
PT KA Properti Manajemen dijadwalkan menjalani sidang tuntutan dalam perkara dugaan suap Rp1,36 miliar terkait proyek DJKA Kemenhub.
Yacob Sayuri/Malut United
Harianjogja.com, LAMPUNG—Pelatih Malut United Hendri Susilo mengatakan bahwa timnya berhasil menjalankan strategi yang sudah disusun sangat rapih sehingga mampu unggul dari tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC 0-1 dalam lanjutan BRI Super League.
"Kemenangan tidak terlepas dari semua pemain yang berhasil menjalankan strategi yang kami terapkan," katanya dalam konferensi pers seusai pertandingan melawan Bhayangkara, di Bandarlampung, Kamis (25/9/2025).
Menurutnya, dalam pertandingan tersebut para pemainnya cukup kompak dan telah bekerja keras sehingga tuan rumah kesulitan untuk membongkar pertahanan Malut.
"Pemain kami sangat gigih, kompak sulit ditembus oleh Bhayangkara. Kemudian kami muncul dengan serangan balik dan teknik ini berhasil," kata dia.
BACA JUGA: Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Malut United
Namun begitu, Hendri Susilo mengakui pada babak kedua timnya harus bermain lebih defensif karena faktor alam.
"Angin di babak kedua sangat kencang jadi kami sedikit bertahan ke dalam memang itu situasional saja," kata dia.
Terkait Sayuri bersaudara, Pelatih mengatakan bahwa mereka berdua ditarik keluar pada babak kedua karena tim harus menjaga kebugarannya demi kepentingan Tim Nasional.
"Ya Yakob dan Yance tidak bermain penuh dalam pertandingan ini, salah satunya kami harus menjaganya, karena mereka pemain timnas dan harus memiliki kebugaran untuk kepentingan negara dalam menghadapi event internasional," kata dia.
Pertandingan pekan ke-7 Super League, Bhayangkara melawan Malut United berhasil dimenangi oleh tim tamu lewat gol tunggal Yakob Sayuri. Atas kemenangan itu Malut United naik ke posisi tiga klasemen sementara BRI Super League, dengan koleksi 11 poin dari tujuh pertandingan.
Sementara itu Bhayangkara Presisi Lampung FC tertahan di posisi kesembilan dengan poin delapan dari tujuh pertandingan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
PT KA Properti Manajemen dijadwalkan menjalani sidang tuntutan dalam perkara dugaan suap Rp1,36 miliar terkait proyek DJKA Kemenhub.
Eko Suwanto mendorong DIY menetapkan 2027 sebagai Tahun Menanam dan mengaudit lingkungan untuk memperkuat mitigasi bencana.
PSS Sleman kebobolan 11 gol dalam enam laga Super League. Pieter Huistra membenahi pertahanan jelang menjamu Borneo FC Samarinda.
Pengangguran lulusan perguruan tinggi mencapai 1,03 juta orang pada Mei 2026. MagangHub dinilai belum efektif dan perlu dibenahi.
Simak diskon tiket Nataru 2026/2027, mulai kereta api 30%, kapal PELNI 30%, PPN pesawat ditanggung pemerintah, hingga stimulus ASDP.
Bea Cukai mencatat 127 penindakan ekspor emas ilegal senilai Rp1,02 triliun. Bersama Polri dan ESDM, pemerintah memburu korporasi di balik jaringan tersebut.