Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC Dimajukan ke 27 Oktober

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Sabtu, 24 Oktober 2026 16:57 WIB
Jadwal PSS Sleman vs Borneo FC Dimajukan ke 27 Oktober

Pesepak bola PSS Sleman Gustavo Henrique (kiri) menendang bola dengan dibayangi pesepak bola Persebaya Surabaya Gledson Paixao (kedua kiri) dalam pertandingan BRI Super League 2026â??2027 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (18/10/2026). Pertandingan berakhir imbang dengan skor 2-2./Antara-Rizal Hanafi/kye

Harianjogja.com, SLEMAN—Suporter PSS Sleman perlu menyesuaikan agenda untuk menyaksikan pertandingan kandang melawan Borneo FC Samarinda. Jadwal laga pekan ke-7 Super League 2026/2027 tersebut resmi dimajukan sehari menjadi Selasa (27/10/2026), dengan sepak mula pukul 15.30 WIB di Stadion Maguwoharjo, Sleman.

Perubahan jadwal PSS Sleman vs Borneo FC Samarinda dilakukan atas rekomendasi pihak kepolisian dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Keputusan tersebut disampaikan melalui pemberitahuan resmi I.League dalam Circular #20 tertanggal 23 Oktober 2026.

Executive Representative PSS, Vita Subiyakti, mengonfirmasi perubahan waktu pertandingan tersebut melalui rilis tertulis pada Jumat (23/10/2026) malam. Ia menjelaskan bahwa pertandingan yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada Rabu (28/10/2026) kini digelar sehari lebih awal.

"Sesuai pemberitahuan resmi I.League melalui Circular#20 tanggal 23 Oktober 2026, pertandingan PSS Sleman menghadapi Borneo FC Samarinda mengalami penyesuaian jadwal menjadi Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 15.30 WIB di Stadion Maguwoharjo," terang Vita dalam rilis tertulis pada Jumat (23/10/2026) malam.

Jadwal dan Lokasi Pertandingan Tidak Berubah

Meski tanggal pertandingan bergeser, lokasi laga PSS Sleman kontra Borneo FC Samarinda tetap berada di Stadion Maguwoharjo. Pertandingan pekan ketujuh kompetisi Super League itu dijadwalkan dimulai pukul 15.30 WIB pada Selasa, 27 Oktober 2026.

Perubahan tersebut membuat pertandingan yang semula dijadwalkan pada Rabu, 28 Oktober 2026, harus masuk dalam agenda suporter sehari lebih cepat. Karena itu, pendukung kedua tim yang berencana menyaksikan laga secara langsung perlu memperhatikan tanggal dan waktu terbaru yang telah diumumkan.

Vita menyebut penyesuaian jadwal tersebut merupakan tindak lanjut dari rekomendasi kepolisian. Pertimbangan keamanan dan ketertiban masyarakat menjadi dasar perubahan waktu penyelenggaraan pertandingan.

"Penyesuaian ini dilakukan berdasarkan rekomendasi pihak kepolisian dengan mempertimbangkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat," tandas Vita.

Pihak PSS Sleman menyatakan menghormati keputusan yang telah ditetapkan. Klub menerima penyesuaian jadwal tersebut demi mendukung kelancaran serta keamanan penyelenggaraan pertandingan.

"PSS Sleman menghormati keputusan tersebut demi kelancaran dan keamanan penyelenggaraan pertandingan," tegasnya.

Posisi PSS Sleman dan Borneo FC di Klasemen

Pertandingan melawan Borneo FC Samarinda menjadi agenda PSS Sleman pada pekan ketujuh Super League 2026/2027. Hingga pekan keenam, PSS Sleman berada di posisi ke-15 klasemen dengan koleksi empat poin dari enam pertandingan.

Raihan tersebut diperoleh PSS Sleman melalui satu kemenangan, satu hasil imbang, dan empat kekalahan. Catatan itu menjadi gambaran perjalanan tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut hingga pekan keenam kompetisi.

Sementara itu, Borneo FC Samarinda menempati posisi ke-13 dengan enam poin. Tim tamu tersebut mencatatkan dua kemenangan dan tiga kekalahan dalam lima pertandingan yang disebutkan pada data klasemen di naskah sumber.

Dengan jadwal terbaru ini, pertandingan PSS Sleman melawan Borneo FC Samarinda akan berlangsung pada Selasa (27/10/2026) pukul 15.30 WIB di Stadion Maguwoharjo. Penyesuaian tersebut ditetapkan berdasarkan rekomendasi kepolisian dengan mempertimbangkan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online