Bonceng Penumpang Pakai Motor Sport, Ini yang Perlu Diperhatikan
Bonceng penumpang dengan motor sport perlu persiapan. Cek kondisi motor, posisi penumpang, tekanan ban, hingga cara mengerem.
Ahmad Al Ali /Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Wasit Kuwait, Ahmad Al Ali, yang memimpin laga sengit Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Indonesia vs Arab Saudi (8/10), menuai kontroversi.
Meski dihujat fans Arab Saudi karena keputusannya, Al Ali dan tim wasitnya justru mendapat penghargaan khusus dari Asosiasi Sepak Bola Kuwait (KFA). KFA memuji kinerja wasit Kuwait yang dianggap "luar biasa" dalam pertandingan di Jeddah tersebut.
Presiden KFA, Sheikh Ahmed Al-Youssef, menyampaikan selamat dan mengumumkan pemberian penghargaan kepada tim wasit internasional yang dipimpin oleh Ahmad Al Ali.
Dalam pernyataan resminya di platform X, KFA menyebut;
هنأ رئيس الاتحاد الكويتي لكرة القدم الشيخ أحمد اليوسف الصباح طاقم الحكام الدولي بقيادة الحكم أحمد العلي والحكمين المساعدين عبدالهادي العنزي وأحمد صادق و الحكم الرابع عمار اشكناني وفي تقنية الفيديو المساعد الحكمين عبدالله جمالي و عبدالله الكندري على الإدارة المميزة للمباراة التي… pic.twitter.com/0E6QrVJgHv
— KuwaitFA (@KuwaitFA) October 9, 2025
"Sheikh Ahmad Al-Youssef... akan memberikan penghargaan kepada tim wasit atas kepemimpinan mereka yang luar biasa dalam pertandingan yang mempertemukan tim nasional Arab Saudi dan Indonesia... dalam babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia."
Penghargaan ini diberikan di tengah derasnya kritik dari pendukung Green Falcons (julukan Arab Saudi).
Keputusan wasit Ahmad Al Ali yang paling disorot adalah saat ia memberikan kartu merah kepada pemain Arab Saudi, Mohammed Kanno.
Di mana saat itu, Kanno baru masuk sebagai pemain pengganti di menit ke-89. Ia menerima kartu kuning pertama karena dianggap membuang-buang waktu. Beberapa detik kemudian, Kanno melakukan protes dan gestur yang dinilai tidak sopan kepada wasit, yang berujung pada kartu merah langsung.
Disisi lain, Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) sedang mempertimbangkan sanksi tambahan kepada Kanno, antara dua hingga empat pertandingan, karena melanggar kode disiplin AFC terkait tindakan tidak menghormati ofisial pertandingan.
Sebelumnya, sebagian fans Indonesia sempat khawatir laga akan dipimpin oleh wasit asal Kuwait. Namun, setelah pertandingan, sejumlah suporter timnas Indonesia justru menyampaikan permintaan maaf dan pujian atas kepemimpinan Ahmad Al Ali.
Al Ali sendiri merupakan wasit internasional berpengalaman sejak 2016, pernah memimpin laga di Piala Teluk, Liga Champions Asia, hingga pertandingan Kualifikasi Piala Dunia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bonceng penumpang dengan motor sport perlu persiapan. Cek kondisi motor, posisi penumpang, tekanan ban, hingga cara mengerem.
Jalan berlubang menjadi salah satu kondisi yang cukup sering ditemui pengendara, terutama ketika melintasi ruas jalan yang sedang diperbaiki dan tidak rata.
Daftar Kapolri dari masa ke masa sejak 1945. Suyudi Ario Seto menjadi Kapolri ke-26 setelah menggantikan Listyo Sigit Prabowo.
Cristiano Ronaldo meninggalkan kamp Portugal. Media melaporkan akun Timnas Portugal kehilangan sekitar 500 ribu followers setelah kabar tersebut mencuat
Media Bangladesh menyoroti kekhawatiran Thomas Dooley sebelum menghadapi Indonesia. Kekhawatiran itu terbukti setelah Bangladesh kalah 2-9.
Empat warga Dadapayu, Semanu, Gunungkidul, positif antraks. Sebanyak 47 orang masuk risiko terpapar dan dipantau selama 60 hari.