Indonesia Hanya Punya 66 Dokter Aritmia untuk 280 Juta Penduduk
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Pebalap Indonesia yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) mencatat hasil gemilang dengan meraih tiga podium di tiga kelas berbeda pada seri kelima Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 yang digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 11 sampai 12 Oktober. /Antara.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pebalap Indonesia yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) mencatat hasil gemilang dengan meraih tiga podium di tiga kelas berbeda pada seri kelima Asia Road Racing Championship (ARRC) 2025 yang digelar di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 11 sampai 12 Oktober.
Tiga podium tersebut diraih pada balapan kedua melalui ketangguhan motor-motor seri CBR. Fadillah Arbi Aditama menjuarai kelas Asia Production 250 (AP250), sementara M. Adenanta Putra dan Andi Farid Izdihar masing-masing finis di posisi ketiga pada kelas Supersport 600 (SS600) dan Asian Superbike (ASB) 1000cc.
“Balapan yang luar biasa. Saya harus menahan gempuran dari sejumlah pembalap yang bertarung rapat. Saya terus fokus untuk bisa menjaga peluang dan akhirnya bisa menyelesaikan balapan dengan membawa poin penuh di race kedua, sekaligus menjaga peluang saya menjadi juara Asia,” ujar Arbi, dikutip Minggu.
Pada kelas AP250, Arbi yang menunggangi CBR250RR tampil impresif setelah memulai start dari posisi ke-10. Pada race pertama yang berlangsung Sabtu (11/10), ia hanya mampu finis di posisi ke-15 akibat kendala teknis, sementara rekannya Davino Britani terjatuh di lap ketiga dan gagal melanjutkan balapan.
Namun pada race kedua, Minggu (12/10), Arbi menunjukkan performa agresif dengan langsung masuk ke kelompok depan dan bersaing ketat hingga lap terakhir.
Ia akhirnya berhasil finis pertama, sekaligus mempertahankan puncak klasemen sementara dengan 171 poin, unggul 36 poin dari pesaing terdekatnya. Davino berada di posisi ke-12 klasemen.
Di kelas Supersport 600 (SS600), Adenanta Putra juga tampil solid untuk mempertahankan peluang juara. Start dari posisi keempat, Adenanta sempat bersaing di kelompok depan pada race pertama, namun terjatuh di tiga lap terakhir dan menyelesaikan lomba di posisi ke-13.
Rekannya Herjun Atna Firdaus finis di posisi kelima, sedangkan Rheza Danica Ahrens di posisi ke-12.
Pada race kedua, Adenanta tampil konsisten sejak awal dan mampu bertahan di posisi tiga besar hingga finis di posisi ketiga, sementara Herjun dan Rheza menempati posisi ke-9 dan ke-10.
Dengan hasil ini, Adenanta mempertahankan posisi puncak klasemen sementara SS600 dengan 152 poin, disusul Herjun di posisi kedelapan dan Rheza di posisi ke-14. Seri terakhir ARRC 2025 akan digelar di Thailand dan menjadi penentu perebutan gelar juara Asia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 30 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan, kedatangan tiap stasiun dan tarif Rp8.000.