BMKG Ingatkan Hujan Petir Ancam Sejumlah Kota Besar Hari Ini
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Patrick Kluivert. - dok/PSSI
Harianjogja.com, JAKARTA—Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) segera membahas masa depan Patrick Kluivert seusai pelatih asal Belanda itu pulang ke Belanda, setelah gagal bawa Indonesia ke Piala Dunia.
Sebelumnya Kluivert memimpin dua pertandingan putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sport City, Jeddah, pada Kamis dan Minggu lalu.
Dari dua laga itu, Kluivert gagal mempersembahkan kemenangan untuk Indonesia, setelah dikalahkan Arab Saudi 2-3 dan 0-1 oleh Irak. Dua kekalahan ini sekaligus memupus harapan Indonesia tampil di Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
"Gak ada (yang ke Indonesia), semuanya kembali ke Belanda," ungkap manajer timnas Indonesia Sumardji setelah skuad Garuda yang dihuni pemain-pemain di BRI Super League mendarat di Indonesia, Senin.
Sumardji lalu mengatakan bahwa nasib Kluivert dan tim kepelatihannya akan ditentukan di rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI dalam waktu dekat.
Ditanya apakah pihaknya ada rencana memanggil Kluivert dan tim kepelatihannya untuk dievaluasi secara langsung, ia mengatakan, "Itu nanti tergantung dari hasil rapat Exco. Rapat Exco nanti akan menentukan apakah perlu memanggil Patrick atau tidak, itu nanti di rapat Exco".
"Karena begini, yang harus diingat bahwa sebenarnya setiap event, entah itu Piala AFF, entah itu SEA Games, entah itu AFC Piala Asia. Jadi kami selalu melakukan evaluasi menyeluruh. Sekali lagi, kami selalu melakukan evaluasi menyeluruh. Bukan hanya sekarang ini saja".
Pria 53 tahun itu lalu mencontohkan, soal evaluasi kepada pelatih sebelumnya dilakukan pada era Shin Tae-yong, setelah pelatih asal Korea Selatan itu memimpin skuad Garuda di Piala AFF 2024 yang merupakan turnamen terakhirnya.
"Ketika kemarin timnas senior U-23 (AFF) Shin Tae-yong selesai event, pasti kita panggil dan kita evaluasi. Kalaupun tidak, kita dulu evaluasi, setelah itu baru panggil pelatih," jelas dia.
Adapun, sejauh ini, dalam delapan pertandingan yang dipimpin Kluivert, Indonesia meraih tiga kemenangan, satu seri, dan empat kekalahan. Tiga kemenangan ini terjadi dua kali di babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain (1-0) dan China (1-0), san satu lagi terjadi di FIFA Match Day melawan Taiwan (6-0).
Satu seri adalah ketika bermain imbang 0-0 melawan Lebanon di FIFA Match Day. Lalu, empat kekalahan diderita Kluivert dan tim pada empat laga babak Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia (1-5), Jepang (0-6), Arab Saudi (2-3), dan Irak (0-1).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan petir dan hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah kota besar Indonesia pada Minggu, 26 Juli 2026.
Korlantas Polri menegaskan informasi aturan baru denda ban gundul Rp250.000 adalah hoaks. Sanksi tersebut sudah diatur dalam UU LLAJ.
Febri Diansyah mengungkap alasan menerima penunjukan sebagai kuasa hukum eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan menegaskan fokus pada pembelaan hukum klien.
Sebanyak 20 kalurahan di Bantul menerima program budi daya ikan tematik dari KKP dengan pembangunan sedikitnya 20 kolam ikan di tiap kalurahan.
Nadeo Argawinata menegaskan Timnas Indonesia menargetkan gelar juara ASEAN Hyundai Cup 2026 untuk mengakhiri penantian 30 tahun.
Kaesang Pangarep menyatakan siap maju sebagai caleg DPR di Dapil V Jawa Tengah pada Pemilu 2029. PSI menyiapkan konsolidasi hingga tingkat RT.