Laga 72 Menit Berakhir, Yusuf Gagal ke Babak Utama Malaysia Masters
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Timnas/IG: Timnas
Harianjogja.com, JOGJA—Timnas putri Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan tuan rumah Myanmar setelah menelan kekalahan tipis 0-1 pada laga pamungkas Kualifikasi Piala Asia Putri U-17 2026 Grup C. Pertandingan yang digelar di Stadion Thuwunna, Yangon, Myanmar, pada Jumat (17/10/2025) ini memastikan Indonesia gagal melaju ke putaran final yang akan digelar di China tahun depan.
Skuad asuhan Timo Scheunemann, yang sebelumnya meraih kemenangan 2-0 pada laga pembuka, tampil kurang meyakinkan di babak pertama. Myanmar mengambil inisiatif serangan dan tampil lebih dominan, menciptakan beberapa peluang berbahaya.
Satu-satunya gol dalam laga ini tercipta menjelang akhir babak pertama. Pemain bernomor punggung 10 Myanmar, Shin Thant Phyu Sin Pyone, berhasil menaklukkan kiper Indonesia, Alleana, dengan tembakan yang tidak terlalu keras namun terarah.
Memasuki babak kedua, Timnas U-17 Indonesia mulai menemukan ritme permainan. Mereka lebih banyak menekan dan menguasai bola. Beberapa peluang berhasil diciptakan, termasuk tendangan jarak jauh dari Nafeeza pada menit ke-51 dan sepakan Katarina Stalin pada menit ke-60, namun keduanya gagal berbuah gol. Upaya pemain pengganti Indira di menit ke-74 juga masih lemah. Hingga peluit panjang berbunyi, skor 0-1 untuk Myanmar tidak berubah.
Kekalahan ini menempatkan Indonesia U-17 di posisi kedua klasemen akhir Grup C dengan total tiga poin. Mereka tertinggal tiga angka dari Myanmar yang memuncaki klasemen dan berhak mendapatkan tiket ke putaran final Piala Asia Putri U-17 2026.
Myanmar menjadi tim kelima yang memastikan lolos. Mereka menyusul empat tim yang sudah lebih dahulu mengamankan tempat di putaran final, termasuk tuan rumah China, serta tiga tim unggulan yang otomatis lolos tanpa kualifikasi, yaitu Korea Utara, Jepang, dan Korea Selatan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.
DPRD DIY memastikan tidak ada kebijakan pemutusan kerja terhadap tenaga pendidik non-aparatur sipil negara tersebut di Daerah Istimewa Yogyakarta